Arsip

Setelah Mati Suri


Bismillah

Assalamu ‘alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah, hari ini (25 Januari 2017), semangat ngeblog dikuatkan lagi oleh Allah Subhanahu wa ta’alah, dan semoga istiqomah, aamiin.

Setelah berkunjung ke Laman Ummi dengan teman tulisan taman mini Fatimah, lalu Allah memberi ilham untuk mendownload wordpress via palystore, dan tereeeenngggg, Alhamdulillah berhasil, kapasitasnya rendah dan ringan digunakan, maka ini adalah percobaan pertama hasil download aplikasi wordpress..

Kangen menyapa sahabat didunia tulis menulis..

Salam kangen dan salam rindu buat semuanya, do’akan, semoga saya bisa terus semangat dan pantang menyerah, semangat pasang surut seperti gelombang air laut yang pasang surut juga..

Palopo, 25 Januari 2017

Menyesal-Lah sebelum Penyesalan Menghampiri


Menjaga ke-istiqomahan itu sangatlah susah,
lebih susah dibanding menjaga uang dalam dompet,
jadi jangan biarkan sedikitpun ruang untuk mencemarinya
menjauh sejauh mungkin agar maksiat
tak lagi mampu untuk mengejar

*Hidup indah kala hati bersih dari perbuatan maksiat
*Hidup tenang kala hati hanya terpaut pada sang Ilahi
*Hidup tentram kala hati hanya mengingat Alloh
*Hidupku bahagia kala berada di majelis ‘ilmu

Bukan di majelis yang
mengundang canda tawa tak bermakna
gurauan tak terarah

Sekiranya manusia tahu apa yang akan terjadi di alam kubur dan hari akhirat
Sedikitpun mereka tidak akan mampu untuk tertawa
Sedikitpun mereka tidak sanggup untuk bercanda gurau

Maka yang ada,
Mereka akan terus meneteskan air mata
Air mata penyesalan karena perbuatan maksiat yang telah dilakukan

Cukuplah Al-Qur’an dan As-Sunnah sebagai pedoman dalam hidup

Keep Istiqomah

Belajar Kesabaran darimu MyBrother


Bismillah, Makassar 1 Januari 2014

belajar sabarDia adalah lelaki sempurna. Aku tahu dia bukanlah lelaki sempurna dalam bentuk fisik, kecelakaan yang merenggut salah satu anggota tubuhnya, membuatnya menjadi lelaki tak sempurna dalam fisik. Yaaahhh kecelakan itu, terjadi ketika aku masih duduk dibangku SD, ketika aku belum mengenal siapa dirinya, ketika aku belum mengetahui mengapa hal ini menimpa dirinya. Hanya wajah sedih yang sempat kusimpulkan dari raut wajah mama, saat mendapat kabar tentang kecelakaan yang menimpah dirimu.

Baca lebih lanjut

Karena Kusayang Adikku


Bismillah, Makassar, 31 Desember 2013

kusayang adikkuMarah padamu, yaah  itu kadang kulakukan. Melarangmu ini itu, yaah itupun selalu kulakukan, Sehingga membuatmu terkadang acuh padaku, atau itu hanya sebuah perasaanku saja ?.  Mungkin itu hanyalah sebuah perasaanku yang hinggap. Tahukah engkau duhai adikku, sungguh aku sangat sayang padamu, seperti mama  dan bapak sayang padamu, tapi mungkin aku yang kadang salah menempatkan kasih sayang ini. Mungkin sebagai kakak aku tidak memahami apa yang kau inginkan, katakanlah padaku duhai adikku sayang, agar aku tahu agar aku mengerti, sungguh suatu keindahan menjadi kakakmu, sungguh suatu hadiah terindah dari Allah, yang telah mempertemukan kita berdua dalam sebuah hubungan keluarga, Allah merancang rencana indah buat kita duhai adikku sayang.

Baca lebih lanjut

Keteknikan Pertanian, Masya Allah Banget


Bismillah, Makassar,  Muharram 1434H

KETEKNIKAN PERTANIANMenjadi mahasiswa pada jurusan “Teknologi Pertanian” dengan program studi “Teknik Pertanian“, bukanlah impian dan cita-cita saya. Masa itu, pada saat pendaftaran ke Universitas, saya memilih 3 jurusan yaitu pilihan pertama farmasi, pilihan kedua ilmu komunikasi dan jurusan ketiga teknik pertanian yang merupakan program studi dari teknologi pertanian. Awalnya sih, saya salah melingkari tuk prodi teknik pertanian , saya pikir mempelajari tentang teknik penanaman dalam bidang pertanian, setelah my brother melihat formulir saya, dia tertawa, eehh kenapa memilih jurusan ini ?, saya lalu balik bertanya kenapa ?, tuh kan jurusan seperti jurusan anak teknik, selalu turun dilapangan, menangani tentang mesin-mesin pertanian dll. Saya hanya tersenyum, dan berpikir sejenak, apa baiknya diganti atau tidak usah yah !. saya membulatkan niat untuk tidak mengganti pilihan tersebut, takut jika formulir pendaftaran saya tidak akan terbaca pada system pemeriksaan. Akhirnya saya tetap pada pilhan teknik pertanian.

Baca lebih lanjut

Tokoh Panutanku (Part #1)


Bismillah, Ahadi, 15 Dzulhijjah 1434H

Mereka adalah para wanita hebat yang saya kenal, mmhhh .. kenalnya kapan yah.. 🙂 …. menilai dari kegiatan dan aktivitas beliau membuat saya terkagum-kagum, masyaAllah. Wanita karir mungkin dapat digelarkan kepada mereka, seorang aktivis yang aktif dibeberapa kegiatan, namun, mereka tidak melupakan kodrat sebagai seorang wanita, seorang ibu, ataupun seorang istri. Sejak mengenal mereka, dan mengetahui keistimewaan mereka, saya berencana mengikuti jejak istimewa tersebut, insyaAllah.

Baca lebih lanjut

Hamba bertaubat, Allah senang.


Bismillah, Makassar, Tsalatsa, 2 dzulhijjah 1434H

12319_1286417200306_1226454077_30687582_3263577_nTeringat sebuah materi yang disampaikan oleh Syaikh Abdullah Al-Harbi (Da’i kementrian Arab Saudi) pada kegiatan tabligh akbar yang diadakan oleh Wahdah Islamiyah Makassar di masjid Babussalam Borong Makassar tanggal 1 Dzulhijjah 1434H, terharu mendengar materi yang disampaikan oleh beliau, hati menjadi teduh dan tentram, ada kedamaian yang tercipta, semua karena kehendak_Mu ya Allah, terima kasih Engkau memberi hamba kesempatan untuk merasakan indahnya kelembutan hati, indahnya ukhuwah dalam majelis ‘ilmu, indahnya bersama barisan hamba-hamba yang cinta pada_Mu.

Tema pengajian umum kali ini adalah menyingkap rahasia dzulhijjah dan qurban. Namun, ada satu pelajaran yang sangat bernilai kudapatkan yang disampaikan oleh syekh, dimana saat seorang hamba bertaubat kepada Allah memohon ampunan setelah ia melakukan suatu maksiat atau dosa, maka Allah begitu bahagia dan senang dengan kehadiran hamba tersebut, kebahagiaan Allah tersebut melebihi kebahagiaan seorang hamba yang kehilangan seekor unta dimana pada unta tersebut terdapat bekal atau harta benda persediaan dia selama perjalanan, lalu dia memejamkan mata, dan saat terbangun didapatinya unta tersebut telah ada dihadapannya, dan diapun berkata ya Allah sesungguhnya engkau adalah hambaku dan aku adalah tuhanmu, begitu bahagianya sehingga dia salah dalam mengungkapkan kalimat tersebut. Kebahagiaan seorang hamba ini, tidak pernah melebihi kebahagiaan Allah saat dia mendapati hamba_Nya bertaubat setelah melakukan maksiat/dosa.

Begitu sayang dan cintanya Allah kepada hamba_Nya, meski dosa kita sebesar gunung dan seluas samudera dilautan, jika kita datang bersimpuh dan memohon ampunan kepada_Nya, maka Diapun bahagia dan bergembira, tidakkah kita merasa senang, saat kita melukai perasaan orang lain, teman, keluarga ataupun orang disekitar kita, lalu kita datang kepadanya meminta ma’af, dan dia mema’afkan serta menyayangi kita melebihi apa yang kita harapkan, kadang airmata haru tak terbendung.

Ya Allah,

ampunilah kami atas segala kesalahan yang kami perbuat,

entah disengaja atau tidak,

sesungguhnya hanya kepada Engkau kami berserah dan menyembah,

teguhkan hati kami yang selalu terbolak-balik,

jangan Engkau biarkan kami berada dijalan kesesatan

lindungi dan kuatkan langkah kami bersama_Mu.

Amin ya Robb…