Adab-adab Belajar Al-Qur’an


Bismillah, Makassar, 2 Rabiul awal 1434 H

403677_208683739227811_100002585600025_400587_1068254045_nSebagai langkah awal untuk memulai mencuri hati Al-Qur’an, kita harus mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai, silahkan menerapkan tips-tips yang telah kuterapkan dan Alhamdulillah, kini Al-Qur’an telah menerima cintaku  :),selamat mencoba semoga kita semua menjadi kekasih abadi yang setia🙂  ;)

  1. Orang yang membaca al-qur’an dalam keadaan sudah berwudhu, suci pakaiannya, tempatnya serta sudah bersiwak
  2. Hendaklah memilih tempat yang tenang dan pas, agar dapat berkonsetrasi dan jiwa lebih tenang
  3. Memulai tilawah dengan Ta’audz, basmalah, pada setiap surah kecuali surat QS. At-Taubah, Dalilnya “Allah SWT berfirman, apabila kamu akan membaca Al-qur’an maka memohon perlindunganlah kamu dari golongan syaitan yang terkutuk (Qs. An-Nahl :  98).
  4. Memperhatikan hukum-hukum tajwid dan membunyikan huruf sesuai makhrajnya dan membacanya dengan tartil atau perlahan-lahan. Allah berfirman, Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan (Al-Muzammil : 4).
  5. Disunnahkan memanjangkan dan memperindah suara disaat membacanya, Anas bin Malik pernah ditanya bagaimana bacaan Nabi terhadap Al-Qur’an ?, Anas menjawab : bacaannya panjang atau Mat, kemudian Nabi membaca Bismillahirrahmanirrahim, sambil memanjangkan Bismillah dan memanjangkan bacaan Arrahman dan memanjangkan bacaan Arrahim (HR. Al-Bukhari). Dan Nabi bersabda “hiasilah suara kalian dengan Al-Qur’an”. (HR. Abu Daud, di sohikan Al-Alhani).
  6. Membaca sambil merenungkan dan mengkhayati makna yang terkandung pada ayat-ayat yang di baca, berinteraksi dengannya sambil memohon surga kepada Allah SWT bila terbaca ayat-ayat  surga, dan berlindung kepada Allah SWT dari neraka jika terbaca ayat-ayat neraka. Allah berfirman, ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran (Qs. As-shad : 29). Dan didalam Hadits Khudzaifah, apabila Nabi terbaca ayat yang mengandung makna bertasbih dan apabila apabila ayat-ayat yang mengandung do’a, beliau berdo’a dan apabila terbaca ayat meminta perlindungan kepada Allah SWT, beliau memohon perlindungan (HR. Muslim).
  7. Mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan baik dan diam serta tidak berbicara. Allah berfirman :…… dan apabila Al-Qur’an dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikan dengan tenang agar kamu mendapat Rahmat (Qs. Al-A’raf : 204).
  8. Selalu menjaga Al-Qur’an dan tekun membacanya dan mempelajarinya/bertadarrus hingga tak lupa. Rasulullah bersabda : “ Peliharalah Al-Qur’an baik-baik karena demi Tuhan yang diriku berada ditangan_Nya, ia benar-benar lebih liar atau mudah lepas, daripada unta yang terikat ditali kendalinya (HR. Al-Bukhari).
  9. Tidak menyentuh Al-Qur’an kecuali dalam keadaan suci.  Allah berfirman, tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan (Al-Waqia’ah : 79).
  10. Boleh bagi wanita haid atau nafs membaca Al-Qur’an dengan tidak menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yang lebih kuat, karena tidak ada hadits Shohih dari Rasulullah SAW yang melarang hal tersebut.
  11. Disunnahkan menyaringkan bacaan Al-Qur’an selagi tidak ada unsur negatif seperti riya’, atau serupa dengannya atau dapat menganggu orang yang sedang sholat atau orang sedang membaca Al-Qur’an
  12. Termasuk sunnah adalah berhenti membaca bila sudah  ngantuk, karena Rasulullah bersabda “ apabila salah seorang kamu bangun di malam hari, lalu lisannya merasa sulit untuk membaca Al-Qur’an hingga tidak menyadari apa yang dia baca, maka hendaknya dia berbaring atau tidur ((HR.Muslim).
10 Komentar

10 thoughts on “Adab-adab Belajar Al-Qur’an

  1. Adab-adab Belajar Al-Qur’an

    Bismillah, Makassar, 2 Rabiul awal 1434 H

    403677_208683739227811_100002585600025_400587_1068254045_nSebagai langkah awal untuk memulai mencuri hati Al-Qur’an, kita harus mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai, silahkan menerapkan tips-tips yang telah kuterapkan dan Alhamdulillah, kini Al-Qur’an telah menerima cintaku 🙂,selamat mencoba semoga kita semua menjadi kekasih abadi yang setia🙂 😉

    Orang yang membaca al-qur’an dalam keadaan sudah berwudhu, suci pakaiannya, tempatnya serta sudah bersiwak
    Hendaklah memilih tempat yang tenang dan pas, agar dapat berkonsetrasi dan jiwa lebih tenang
    Memulai tilawah dengan Ta’audz, basmalah, pada setiap surah kecuali surat QS. At-Taubah, Dalilnya “Allah SWT berfirman, apabila kamu akan membaca Al-qur’an maka memohon perlindunganlah kamu dari golongan syaitan yang terkutuk (Qs. An-Nahl : 98).
    Memperhatikan hukum-hukum tajwid dan membunyikan huruf sesuai makhrajnya dan membacanya dengan tartil atau perlahan-lahan. Allah berfirman, Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan (Al-Muzammil : 4).
    Disunnahkan memanjangkan dan memperindah suara disaat membacanya, Anas bin Malik pernah ditanya bagaimana bacaan Nabi terhadap Al-Qur’an ?, Anas menjawab : bacaannya panjang atau Mat, kemudian Nabi membaca Bismillahirrahmanirrahim, sambil memanjangkan Bismillah dan memanjangkan bacaan Arrahman dan memanjangkan bacaan Arrahim (HR. Al-Bukhari). Dan Nabi bersabda “hiasilah suara kalian dengan Al-Qur’an”. (HR. Abu Daud, di sohikan Al-Alhani).
    Membaca sambil merenungkan dan mengkhayati makna yang terkandung pada ayat-ayat yang di baca, berinteraksi dengannya sambil memohon surga kepada Allah SWT bila terbaca ayat-ayat surga, dan berlindung kepada Allah SWT dari neraka jika terbaca ayat-ayat neraka. Allah berfirman, ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran (Qs. As-shad : 29). Dan didalam Hadits Khudzaifah, apabila Nabi terbaca ayat yang mengandung makna bertasbih dan apabila apabila ayat-ayat yang mengandung do’a, beliau berdo’a dan apabila terbaca ayat meminta perlindungan kepada Allah SWT, beliau memohon perlindungan (HR. Muslim).
    Mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan baik dan diam serta tidak berbicara. Allah berfirman :…… dan apabila Al-Qur’an dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikan dengan tenang agar kamu mendapat Rahmat (Qs. Al-A’raf : 204).
    Selalu menjaga Al-Qur’an dan tekun membacanya dan mempelajarinya/bertadarrus hingga tak lupa. Rasulullah bersabda : “ Peliharalah Al-Qur’an baik-baik karena demi Tuhan yang diriku berada ditangan_Nya, ia benar-benar lebih liar atau mudah lepas, daripada unta yang terikat ditali kendalinya (HR. Al-Bukhari).
    Tidak menyentuh Al-Qur’an kecuali dalam keadaan suci. Allah berfirman, tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan (Al-Waqia’ah : 79).
    Boleh bagi wanita haid atau nafs membaca Al-Qur’an dengan tidak menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yang lebih kuat, karena tidak ada hadits Shohih dari Rasulullah SAW yang melarang hal tersebut.
    Disunnahkan menyaringkan bacaan Al-Qur’an selagi tidak ada unsur negatif seperti riya’, atau serupa dengannya atau dapat menganggu orang yang sedang sholat atau orang sedang membaca Al-Qur’an
    Termasuk sunnah adalah berhenti membaca bila sudah ngantuk, karena Rasulullah bersabda “ apabila salah seorang kamu bangun di malam hari, lalu lisannya merasa sulit untuk membaca Al-Qur’an hingga tidak menyadari apa yang dia baca, maka hendaknya dia berbaring atau tidur ((HR.Muslim).

    • Adab-adab Belajar Al-Qur’an

      Bismillah, Makassar, 2 Rabiul awal 1434 H

      403677_208683739227811_100002585600025_400587_1068254045_nSebagai langkah awal untuk memulai mencuri hati Al-Qur’an, kita harus mengetahui hal-hal yang disukai dan tidak disukai, silahkan menerapkan tips-tips yang telah kuterapkan dan Alhamdulillah, kini Al-Qur’an telah menerima cintaku 🙂,selamat mencoba semoga kita semua menjadi kekasih abadi yang setia🙂 😉

      Orang yang membaca al-qur’an dalam keadaan sudah berwudhu, suci pakaiannya, tempatnya serta sudah bersiwak
      Hendaklah memilih tempat yang tenang dan pas, agar dapat berkonsetrasi dan jiwa lebih tenang
      Memulai tilawah dengan Ta’audz, basmalah, pada setiap surah kecuali surat QS. At-Taubah, Dalilnya “Allah SWT berfirman, apabila kamu akan membaca Al-qur’an maka memohon perlindunganlah kamu dari golongan syaitan yang terkutuk (Qs. An-Nahl : 98).
      Memperhatikan hukum-hukum tajwid dan membunyikan huruf sesuai makhrajnya dan membacanya dengan tartil atau perlahan-lahan. Allah berfirman, Dan bacalah Al-Qur’an itu dengan perlahan-lahan (Al-Muzammil : 4).
      Disunnahkan memanjangkan dan memperindah suara disaat membacanya, Anas bin Malik pernah ditanya bagaimana bacaan Nabi terhadap Al-Qur’an ?, Anas menjawab : bacaannya panjang atau Mat, kemudian Nabi membaca Bismillahirrahmanirrahim, sambil memanjangkan Bismillah dan memanjangkan bacaan Arrahman dan memanjangkan bacaan Arrahim (HR. Al-Bukhari). Dan Nabi bersabda “hiasilah suara kalian dengan Al-Qur’an”. (HR. Abu Daud, di sohikan Al-Alhani).
      Membaca sambil merenungkan dan mengkhayati makna yang terkandung pada ayat-ayat yang di baca, berinteraksi dengannya sambil memohon surga kepada Allah SWT bila terbaca ayat-ayat surga, dan berlindung kepada Allah SWT dari neraka jika terbaca ayat-ayat neraka. Allah berfirman, ini adalah sebuah kitab yang kami turunkan kepadamu penuh berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran (Qs. As-shad : 29). Dan didalam Hadits Khudzaifah, apabila Nabi terbaca ayat yang mengandung makna bertasbih dan apabila apabila ayat-ayat yang mengandung do’a, beliau berdo’a dan apabila terbaca ayat meminta perlindungan kepada Allah SWT, beliau memohon perlindungan (HR. Muslim).
      Mendengarkan bacaan Al-Qur’an dengan baik dan diam serta tidak berbicara. Allah berfirman :…… dan apabila Al-Qur’an dibacakan, maka dengarkanlah baik-baik dan perhatikan dengan tenang agar kamu mendapat Rahmat (Qs. Al-A’raf : 204).
      Selalu menjaga Al-Qur’an dan tekun membacanya dan mempelajarinya/bertadarrus hingga tak lupa. Rasulullah bersabda : “ Peliharalah Al-Qur’an baik-baik karena demi Tuhan yang diriku berada ditangan_Nya, ia benar-benar lebih liar atau mudah lepas, daripada unta yang terikat ditali kendalinya (HR. Al-Bukhari).
      Tidak menyentuh Al-Qur’an kecuali dalam keadaan suci. Allah berfirman, tidak akan menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan (Al-Waqia’ah : 79).
      Boleh bagi wanita haid atau nafs membaca Al-Qur’an dengan tidak menyentuh mushafnya menurut salah satu pendapat ulama yang lebih kuat, karena tidak ada hadits Shohih dari Rasulullah SAW yang melarang hal tersebut.
      Disunnahkan menyaringkan bacaan Al-Qur’an selagi tidak ada unsur negatif seperti riya’, atau serupa dengannya atau dapat menganggu orang yang sedang sholat atau orang sedang membaca Al-Qur’an
      Termasuk sunnah adalah berhenti membaca bila sudah ngantuk, karena Rasulullah bersabda “ apabila salah seorang kamu bangun di malam hari, lalu lisannya merasa sulit untuk membaca Al-Qur’an hingga tidak menyadari apa yang dia baca, maka hendaknya dia berbaring atau tidur ((HR.Muslim).ok

  2. Saya mau tanya, kalau misalnya sedang belajar pelajaran sekolah/kuliah, agar tidak jenuh, saya dengarkan musik atau murottal. Tapi konsentrasi saya tetap pada pelajaran kuliah. Itu hukumnya bagaimana ya? Sedangkan dalam al-Qur’an surah al-A’raf: 204 “Dan apabila dibacakan al-Qur’an, maka dengarkanlah dan diamlah agar kamu mendapat rahmat”. Mohon dijawab, terimakasih🙂

  3. ayat-ayat Allah memang terbukti kebenarannya🙂 , kalian tahu gak kalo ada aplikasi pencari lafaz Alquran menggunakan huruf latin? meskipun panjang pendek dsb pada bacaan tersebut tidak tepat, asal pengucapan benar dalam tulisan bisa ketemu looh😀 asli buatan anak bangsa😀 silahkan coba http://apps.cs.ipb.ac.id/lafzi/web/ terima kasih🙂

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s