Archive | Januari 2011

BIARKAN AKU MENANGIS



 

Teringat begitu banyak kesalahan yang telah kuperbuat, tiap malam sebelum tidur kumerenung dan mengingat segala kesalahanku baik yang kulakukan secara khilaf ataupun tidak, sulit rasanya memejamkan mata jika terbayang-bayangi oleh perbuatanku yang begitu banyak, tak bisa kuhitung lagi sudah berapa banyak kesalahan itu. Berat kepala ini memikirkannya, perih hati ini merasakannya.

Kadang – kadang dosa

terlihat tidak membahayakan,

kita merasa tidak terganggu

dan

dapat mengendalikannya,

bahkan

kita merasa

bahwa

kita sudah terlatih

untuk mengatasinya.

Tetapi

pada kenyataannya,

apabila dosa itu

telah mulai melilit hidup kita,

sukar melepaskan

diri lagi daripadanya

(konsultan Hartono Achmadi).

 

Sifat egois yang kadang sulit terbendung, rasa emosi yang selalu hadir saat amarah bergejolak dihati membuat otak tidak dapat berpikir dengan baik dan mengeluarkan ucapan yang tak pantas terucap. Kehadiran_Mu kadang terlupakan jika gejolak emosi dan amarah membelenggu, ya Allah ampunilah kekhilafanku, kuingin Engkau selalu hadir menemaniku, kuingin Engkau selalu setia berada disisiku, membisikkan hal kebaikan kepada hatiku jika lemah, mengusir bisikan jahat yang selalu mengusik hidupku, ya Allah jadilah teman setiaku.

Ya Allah, biarkan aku meneteskan air mata saat aku memohon pada_Mu, biarkan aku menangis saat hati ini mulai gundah dan resah karena dosa, ini adalah tangisan untuk menenangkan hati hamba, saat hamba tidak sanggup lagi memikul beban dosa. Ini bukanlah suatu kesedihan atau menyesali apa yang terjadi, tapi ini adalah suatu perenungan hamba agar menjadi yang lebih baik.

 

Kuteteskan air mata

saat kumemohon kepadaMu

memohon kesabaran

memohon ketabahan

Kuteteskan air mata

Saat ku meminta kepadaMu

Meminta pertolonganMu

Meminta kebesaranMu

Aku rendahkan diriku dihadapan_Mu

Aku hinakan diriku dihadapan_Mu

Memohon dan meminta

Agar Engkau menolongku

Agar Engkau mengabulkan do’aku

Ya Rabbku…

 

Ya Allah, diri ini tidak sanggup meminta maaf kepada mereka yang telah tersakiti, diri ini tidak mengetahui hati siapa yang telah tersakiti oleh sikap hamba yang tidak menyenangkan, maka hamba berharap dan memohon kepada_Mu sampaikanlah permohonan hamba ini kepada mereka, ampunilah perbuatan hamba ya Allah, hanya Engkau yang mengetahui segalanya. Engkau Maha Mengetahui, Maha Melihat, dan Maha Pengasih. Biarkan aku menangis agar dapat menenangkan hati yang perih ini.


LELAKI ITU…..


Lelaki itu……..

Lelaki itu, kebanggaanku. Dia panutan dihatiku, aku akan selalu mengingatnya dan tidak akan pernah melupakannya, sungguh berdosa diri ini jika aku menyakiti perasaannya, terlebih jika aku mengeluarkan setetes air dimatanya, dan semoga hal itu tidak akan terjadi, ya Allah ampunilah aku jika berbuat sesuatu yang tidak dia sukai.

Lelaki itu, selalu membuat hatiku bergetar, setiap aku menyentuhnya, membelainya, dan menatap wajahnya, kadang tak kuasa diri ini menahan rasa haru dalam hati saat kupandangi wajahnya, kuperhatikan dia mulai dari ujung kaki sampai ujung rambut, kuperhatikan setiap perubahan yang ada pada dirinya, ingin rasanya tiap saat ada didekatnya, ingin selalu bersamanya, apalagi disaat dia sedang sedih, susah, dan merasa kesepian, kuingin menjadi teman setianya untuk menghilangkan rasa sedih dan rasa sepi yang dia rasakan, mendengar setiap keluhannya.

Lelaki itu, saat kujabat tangannya, aku selalu meneteskan air mata, sekuat dan setegar diri ini menahannya tapi tidak sanggup, tidak kuasa untuk memegang dan merangkulnya lama, aku tidak ingin dia melihatku meneteskan air mata, aku tidak ingin kelihatan lemah dihadapannya, kuingin jadi wanita super buatnya, wanita yang akan menjadi kebanggaannya, ya Allah apakah aku dapat mewujudkan apa yang dia inginkan?.

Lelaki itu adalah kebanggaan dikeluargaku, dia adalah tulang punggung kehidupan kami, dia tidak pernah lelah untuk membahagiakan kami, mencari nafkah agar kami dapat bertahan hidup, tidak peduli susahnya rintangan yang menghadang, tidak ada kata putus asa dan menyerah dikamusnya, selama dia masih mampu untuk berusaha dia tidak akan menyerah.

Lelaki itu begitu tegas dan disiplin, dia tidak akan segan untuk menghukum aku jika berbuat salah, terutama jika aku tidak melaksanakan kewajibanku sebagai seorang muslim, yaitu sholat dan mengaji, jika kami melanggar hal tersebut, tidak peduli aku bermain dimana, dia akan terus mencariku dan menyuruh untuk pergi melaksanakannya.

Sikapnya yang tegas dan terkenal sadis semasa aku masih kecil, ternyata dibalik semua itu ada berjuta-juta kelembutan yang tersembunyi dihatinya, tidak pernah aku sangka kalau sekarang dia menjadi lelaki yang selalu membuat hatiku resah dan selalu memikirkannya.

Lelaki itu adalah kekasih hati dari bundaku, seorang pangeran yang selalu berusaha untuk menggoreskan sejuta senyuman untuk bundaku dan untuk kami walau hidup tak semanis senyumannya.

Ada satu pesan masuk di inboxku, yang dikirimkan oleh seorang sahabat yang tidak tahu persis dimana tempat tinggalnya..hehe, pesan tersebut berisi tentang kasih sayang seorang Bapak dan Ibu, isi pesan tersebut adalah :

Tau tidak?

Kenapa tiap kita jauh dari orang tua kangennya selalu sama ibu!

mungkin karena ibu sering nanyain kabar kita,

tapi

tau tidak,

ayah yang selalu ingatin ibu untuk nelpn kita,

waktu kecil ayah ngajarin kita naik sepeda

ibu khawatir

tapi ayah/ibu yakin kita pasti bisa,

karena dimata ayah

kita bisa melakukan hal yang tidak kita yakini,

saat mulai kenal pacaran,

sebenarnya ayah melarang kita

karena ayah/ibu cemburu,

dia tidak mau saat kita remaja,

kita menghabiskan waktu dengan orang selain ayah/ibu.

Ayah/ibu masih ingin menjaga kita,

saat kita berhasil kelak,

ayah/ibulah orang pertama yang tepuk tangan untuk kita,

karena ayah/ibu bangga memiliki kita,

saat ayah/ibu melarang kita meminta sesuatu

sebenarnya hatinya tidak tega

tapi ayah/ibu harus tegas dihadapan kita,

saat kita punya keluarga,

ayah/ibu adalah orang yang pertama menangis dalam hati

dan

berkata

selesai sudah tugasku menjagamu”.

CATATAN KECIL


WANITA TERINDAH


Ada rasa iri dalam hati jika memandang wajahmu yang begitu teduh dilihat, terpancarkan cahaya, sungguh indah dipandangan mataku saat kumemandangmu. Begitu lembutnya engkau berkata, mengeluarkan kata yang bermanfaat dan insyaAllah tidak akan sia-sia, baik untuk dunia ataupun akhirat.

Engkau melafalkan al-Qur’an dengan ucapan yang sempurna, memperhatikan setiap tanda baca yang ada padanya, jika ada yang engkau tidak tahu maka engkau segera untuk mencari dan memperlajarinya. Engkau dengan lembut dan tabah untuk berdakwah disetiap detik waktumu, engkau selalu meluangkan waktumu dan setia menyebarkan agama Allah, memberikan peringatan kepada sesamamu tentang hal kebaikan dan yang tidak boleh dilakukan walaupun terkadang mereka yang engkau beri peringatan tidak memperdulikanmu tapi dengan hati yang ikhlas engkau tetap tersenyum dengan indah, begitu sabarnya engkau menghadapi orang – orang yang ada disekelilingmu, tidak ada kata pututs asa untuk menyebarkan agama Allah SWT.

Caci maki kadang terdengar ditelinga ini, ucapan tersebut terlontar dari mereka yang tidak mengenal engkau. ”Ada ninja hatori”, ”ada hantu”, itulah kalimat yang pernah kudengar. Aku teringat saat di atas kendaraan, pak sopir melajukan kendaraannya dengan cepat saat ia melihat engkau saudaraku karena ia tidak ingin engkau berada di atas mobilnya dan dia berkata ikkhhh….ada hantu, (Na’Udzubillah minZaliq), semoga dia mendapat petunjukMu ya Allah.

Bagi mereka yang tidak mengenalmu, akan mudah berkata demikian, tapi bagiku engkau adalah makhluk terindah didunia ini, engkau lebih cantik dari siapapun, engkau lebih lembut dari wanita manapun, engkau lebih berharga dibandingkan harta dunia, engkau mampu menjaga izzah dirimu, engkau begitu berhati-hati dalam bertindak, engkau tidak lupa mengingat Allah jika mendapat musibah. Teringat sebuah pesan singkat diHP yang dikirimkan seorang Muslimah, yang berbunyi :

Muslimah itu, anugerah terindah dunia, ia lembut namun tidak lemah, mempesona namun tetap bersahaja, ia tahu menjaga izzah dirinya, ia mengerti bagaimana menjaga akhlaq dan kemuliaannya, itulah yang membuatnya istimewa dibanding wanita lainnya karena ilmu telah mengangkatnya menjadi permata terindah didunia.”

Sebelum aku mengenal kalian, aku juga merasa risih pada kalian tapi setelah aku mengenal kalian, dan mencoba untuk dekat dengan kalian, ternyata kalian begitu indah, cahaya keimanan terpancar dari diri kalian.