Tokoh Panutanku (Part#2)


Bismillah, Makassar, Tsalasta, 29 Muharram 1435H

Setelah saya memaparkan tentang ustadzah yoyo yusroh pada tokoh panutanku (part#1), hari ini, saya akan memenuhi janji untuk memaparkan tentang ustadzah wirianingsih. Tokoh ini, merupakan salah satu tokoh panutan saya saat ini untuk membangun rancangan hidup kedepannya. Setelah saya, mengikuti sebuah ta’lim di salah satu kampus di Makassar, dimana bunda wiwi adalah narasumber kegiatan tersebut. MasyaAllah, saya jadi kagum dan takjub dengan kehidupan beliau. Sayapun mengenal beliau pada hari itu, sebelumnya saya tidak pernah mengenal beliau.

Setiap kata yang beliau paparkan pada seminar tersebut, saya menyimak dengan penuh perhatian. Senyuman beliau begitu indah saya pandang, menatap wajahnya begitu teduh, bersinar dengan indahnya akhlak dan ‘amalan beliau. Sungguh saya telah jatuh hati dibuatnya. Sepulang di rumah, saya lalu mencari profil tentang beliau, siapa sebenarnya dia, dan segala informasi yang bisa memberi saya penjelasan tentang kehidupan beliau.

Satu yang saya sesalkan, saya tidak menyempatkan diri untuk menjabat tangan beliau, padahal waktu itu, Allah memberi saya kesempatan untuk menjabat tangan beliau atau bahkan berada dipelukan beliau. Saat, saya sejenak berada diluar ruangan, sedang mengecek motor diparkiran, didepan pintu masuk ruangan, beliau berdiri seorang diri, entah siapa yang dia cari, hati saya ingin sekali menyapa beliau, tapi kaki ini sulit bergerak untuk menghampirinya, dan sayapun hanya berlalu dihadapan beliau, dengan sedikit lirikan, memandang wajah teduh beliau. MasyaAllah, hati saya bergetar kegirangan, dapat memandang beliau dari jarak dekat. Terima kasih ya Allah, atas nikmat perjumpaan ini.

Sosok beliau, tidak bisa saya lupa, manakala saya mengetahui tentang profil kehidupan beliau yang masyaAllah, memiliki 11 anak yang tahfidz/tahfidzah. Peranan beliau menjadi seorang ibu untuk 11 orang anak, sulit digambarkan dengan sebuah hayalan.. hehe.. pokok e, bunda wiwi hebat, salut buat beliau, semoga saya dapat meniru sebagian tips beliau dalam mendidik generasi baru. Amin ya Robbal ‘alamin. Jatuh hati pada beliau, sungguh saya telah jatuh hati dibuatnya, kapan yah bisa berjumpa lagi….

Keluarga Mutamimul Ula_Wirianingsih

Berikut saya akan memaparkan diodata tentang beliau

Data Pribadi :

  • Nama : Wirianingsih
  • TTL : Jakarta, 11 September 1962
  • Alamat : Komp. Griya Telaga Permain Blok D 2 No.3-4 Cilangkap-Cimanggis
  • Pendidikan : S1 Fikom UNPAD, S2 Kajian Islam dan Psikologi UI
  • Status : menikah, jumlah anak 11 org
  • Suami : Mutammimul ‘Ula SH (anggota DPR RI dari PKS 2004-2009)

Jabatan :

  • Direktur PGTKI BIK (’97-sekarang)
  • Ketua Umum PP Salimah (’05-’10)
  • Ketua Umum ASA (Aliansi Selamatkan Anak) Indonesia (’06-sekarang)
  • Presidium BMOIWI 07 – sekarang

Aktivitas :

  • Anggota Delegasi RI dalam Sidang ke-51 UN CSW , New York Maret 07.
  • Peserta Al Quds International Forum, Turki November ‘ 07.
  • Nara Sumber “Kekerasan Pornografi pada Anak, Undangan ICMI & PPMI, Cairo Mesir Nov ‘07.
  • Nara Sumber Parenting Islami, Kedubes RI , Bangkok 2008.
  • Roundtables meeting challenges and opportunities facing Muslim, Malayasia Oct 08.
  • Peserta Working Group on social security program pemerintah Australia Indonesia , Canberra Mei.
  • Peserta “Universal Justice network “ Meeting, IHRC, London Juni 09.
  • Anggota Komisi IX DPR RI

Pengalaman Organisasi :

  • PW PII Jawa Barat (‘81-’83)
  • PB PII (’83-’86)
  • Organisasi Kemahasiswaan (’80-’83)

Anak-anak

images6

Afzalurahman Assalam

Putra pertama. Hafal Al-Qur’an pada usia 13 tahun. Usianya 27 tahun, S1 Teknik Geofisika ITB. Juara I MTQ Putra Pelajar SMU se-Solo, Ketua Pembinaan Majelis Taklim Salman ITB dan terpilih sebagai peserta Pertamina Youth Programme 2007.

Faris Jihady Hanifa

Putra kedua. Hafal Al-Qur’an pada usia 10 tahun dengan predikat mumtaz. Usianya 25 tahun dan S1 Fakultas Syariat LIPIA. Peraih juara I lomba tahfiz Al-Qur’an yang diselenggarakan oleh kerajaan Saudi di Jakarta tahun 2003, juara olimpiade IPS tingkat SMA yang diselenggarakan UNJ tahun 2004, dan sekarang menjadi Sekretaris Umum KAMMI Jakarta.

 Maryam Qonitat

Putri ketiga. Hafal Al-Qur’an sejak usia 16 tahun. S1 Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar Kairo. Pelajar teladan dan lulusan terbaik Pesantren Husnul Khatimah 2006. Sekarang juga menghafal hadits dan mendapatkan sanad Rasulullah dari Syaikh Al-Azhar.

Scientia Afifah Taibah

Putri keempat. Hafal 29 juz sejak SMA. S1 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Saat SMP menjadi pelajar teladan dan saat SMA memperoleh juara III lomba Murottal Al-Qur’an tingkat SMA se-Jakarta Selatan.

Ahmad Rasikh ‘Ilmi

Putra kelima.  Madrasah Aliyah Husnul Khatimah, Kuningan. Ia lulusan terbaik SMPIT Al-Kahfi, juara I Kompetisi English Club Al-Kahfi dan menjadi musyrif bahasa Arab MA Husnul Khatimah.

Ismail Ghulam Halim

Putra keenam. SMAIT Al-Kahfi Bogor. Ia lulusan terbaik SMPIT Al-Kahfi, juara lomba pidato bahasa Arab SMP se-Jawa Barat, serta santri teladan, santri favorit, juara umum dan tahfiz terbaik tiga tahun berturut-turut di SMPIT Al-Kahfi

Yusuf Zaim Hakim

Putra ketujuh. hafal 9 juz Al-Qur’an (tahun 2010) dan SMPIT Al-Kahfi, Bogor. Prestasinya antara lain: peringkat I di SDIT, peringkat I SMP, juara harapan I Olimpiade Fisika tingkat Kabupaten Bogor, dan finalis Kompetisi tingkat Kabupaten Bogor.

Muhammad Syaihul Basyir

Putra kedelapan. MTs Darul Qur’an, Bogor. Yang sangat istimewa adalah, ia sudah hafal Al-Qur’an 30 juz pada saat kelas 6 SD

Hadi Sabila Rosyad

Putra kesembilan. SDIT Al-Hikmah, Mampang, Jakarta Selatan dan hafal 2 juz Al-Qur’an. Diantara prestasinya dalah juara I lomba membaca puisi.

Himmaty Muyassarah

Putri kesepuluh. SDIT Al-Hikmah, Mampang, Jakarta Selatan dan hafal 2 juz Al-Qur’an.

Beberapa hal yang mendukung kesuksesan ini adalah upaya mereka menjaga kondisi ruhiyah dalam keluarga:

  • Tidak ada televisi di dalam rumah
  • Tidak ada gambar syubhat
  • Tidak ada musik-musik laghwi yang menyebabkan lalai kepada Allah dan diganti dengan nasyid
  • Tidak ada perkataan yang fashiyah (kotor)

Mhhhh… Sanggupkah kita mengikuti jejak beliau !, langkah beliau !, mendidik 11 orang anak menjadi generasi terbaik, menjadi kebanggaan dunia akhirat, sungguh luar biasa, masyaAllah, Subhanallah, semua tidak akan terjadi tanpa bantuan dari_Mu ya Allah, Sungguh Engkau penguasa atas segala ini. Jadikan kami generasi terbaik berikutnya, yang akan terus berjuang di jalan_Mu, mengagungkan kebesaran nama_Mu.. Terimalah secuil cinta yang telah kami beri kepada_MU…

Iklan

25 thoughts on “Tokoh Panutanku (Part#2)

  1. Subhanallah. 11 anak dan berhasil. Sosok akhwat yg satu ini menjadi tauladan, begitu pun dengan suami beliau.
    Rumah beliau terbilang dekat dari rumah saya dik. Cibinong – Cimanggis 😉

  2. subhanallah….semoga anak kita pun bisa seperti itu amiin. Assalamu’alaikum ibu neni, salam perkenalan, saya datang kemari sambil menawarkan vcd interaktif/pendidikan untuk anak, mungkin ibu sendiri mempunyai anak/adik/keponakan yang msh kcl,vcd ini sangat bagus untuk mendidik dan membangun karakter islami sejak dini, silahkan ibu lihat2 dulu di web kami. semoga bermanfaat dan ibu tertarik ya, mhn maaf bila ibu neni tdk berkenan dngn kata2 yg saya tulis ini. terima ksih. salam

  3. Subhanallah…, Ibu yang luarbiasa, sungguh orang yang sangat pantas dijadikan tauladan. !! anak semuanya berprestasi. Sangat salut upaya mereka menjaga kondisi ruhiyah, saya masih belum bisa melaksanakan yang beliau jalankan dikeluarganya, sy masih belum bisa meniadakan/ tidak menyalakan TV dirumah, sy masih suka mendengarkan musik2 kesukaan yg bukan nasyid, dll.

    • iya, sungguh suatu hal yang tidak mudah dilakukan oleh setiap manusia, namun beliau mampu melakukan hal tersebut, jika beliau mampu, mengapa kita tidak.. 🙂

      terima kasih telah mampir

  4. maryam qonitat pernah menjadi team saya dalam pengelolaan majalah pesantren, kalau adiknya Ahmad Rasikh ‘Ilmi tidak banyak berinteraksi karena saya tidak berada di Madrasah Aliyah

    • waaahh… asyik dong, dapat bercengkrama dengan anak beliau, saya pengen banget jumpa dengan keluarg mereka dengn salah satu anak beliau, semoga sj dikabulkan.. Amin Ya Robbal ‘alamin..

      terima kasih telah mampir

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s