Jadikan HATI itu menjadi LEMBUT


Bismillah, Makassar, 24 Dzulqoidah 1434H

hatiHari ini, aku niatkan untuk non-aktikfan FB alias Facebook,  sudah hampir 5 tahun aku menggunakannya, yah ada hal yang baik dan ada hal yang kurang baik aku dapatkan. disana aku mendapatkan teman atau sahabat, mendengar kisah dan cerita mereka, menambah daftar teman dalam kamus kehidupan, membaca artikel islami dan mengakrabkan hubungan silaturahim yang telah vakum, men-search teman SMP, SMA dan berbagai kerabat yang hampir hilang kabar-kabarinya. Sedangkan hal yang kurang menyenangkan dari FB adalah banyaknya waktu yang telah aku lalaikan hanya untuk berburu kabar-kabari, mengkhususkan waktu untuk terus bersamanya, sejam dua jam tiga jam tak terasa. Berbagai percakapan melalui komentar yang rasanya kurang beretika bagi seorang muslimah, status yang kurang berbobot, dan beberapa alasan lainnya.

Yah, saat kita berpikir dengan bijak, menggunakan FB secara baik dengan menyebar kebaikan dll, agar lebih berguna bagi sesama, mengajak para galuawers ke jalan yang lebih baik, namun rasanya sulit diterapkan, ada saja keinginan negatif dalam hati, yang sulit aku jaga, untuk menghindari dampak yang lebih buruk lagi, maka dengan ucapan “Bismillah” aku niatkan untuk menon-aktifkan FB dalam lembar kehidupanku. Semoga Allah menjaga keistiqomahan ini.

Cukup banyak nasehat tentang penggunaan FB, sebaiknya tidak menggunakannya, hhmm.. hanya dengan melembutkan HATI, agar kebaikan dan nasehat dari berbagai pihak dapat kita terima, walau mereka setiap hari memberi kita teguran, tapi jika kita mengeraskan hati, maka hidayah itu tidak akan pernah singgah dalam hati. Mari untuk selalu melembutkan hati untuk setiap ajakan yang baik.

Hati adalah kendali dalam tubuh kita, jika hati ini baik, maka akan baik seluruhnya, tapi jika hati ini rusak, maka akan rusak seluruhnya, jagalah segenggam darah ini, agar berfungsi dengan sebaik-baiknya, jangan pernah meremehkan sebuah teguran dari orangtua, guru, saudara, teman, sahabat, yang senantiasa memberi kita peringatan, hanya dengan sentuhan kasih sayang, mereka sabar menghadapi segala tingkah buruk yang kita torehkan.

Iklan

11 thoughts on “Jadikan HATI itu menjadi LEMBUT

  1. Bunda sudah merasakan bagaimana menonaktifkan fb. Semua tetap baik-baik saja. Waktu untuk anak-anak jadi lebih banyak. Kalau bisa memanfaatkan dengan baik, tak ada salahnya berfb. Tapi manakala dirasakan ada yang lebih harus diutamakan, kita harus bisa lebih bijak bersikap.

    #Peluk cium sayang dan rindu buat Neni

    • iya bunda, neni berusaha untuk melupakan FB, kecuali cek hal-hal yng penting, krn ada beberapa info yng berhubungn dngn kegiatan aku kedepannya, tp butuh niat yng kuat, agar tak tergoda lagi 🙂 , ngabisin waktu sih, saat bersamanya.. kadang tak sadar diri (terhipnotis kali ye.. ) , aku mahu silaturahim melalui blog dan YM saja, insyaAllah lebih baik..

      # Peluk syng buat bunda…

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Neni….

    Alhamdulillah, satu keputusan yang baik dan ada keberkatannya dari Allah SWT. Jangan berbasa basi atau berbelah bagi dalam urusan yang merugikan. Banyak agi wadah dakwah yang bisa digunakan. Dulu sebelum muncul FB, apakah kita sukar mencari ruang untuk bersilaturahmi. Tentu itu semua alasan yang memenangkan nafsu. Istiqamahlah. Umi tidak rasa apa-apapun tanpa FB. Alhamduillah. Senang lagi rasanya bersilaturahmi dengan Allah SWT melalui a-Quran dan Rasulullah SAW melalui Hadisnya.

    Salam sayang dan rindu dari Umi yang jauh. 😀

    • wa ‘alaikum salam wr. wb. umiku syng…

      na’am ummiku yng cantik, jika tak ada sikap yng kuat, sulit lepas darinya, masa tak guna, kata tak guna, selalu update, padahal kurng etis bagi seorang muslimah, nilai harga diri terasa tak jauh berbeda dari mereka yang tak paham akan ilmu syar’i, semoga para muslimah lainnya, mampu lebih bijak lagi dalam menggunakan sosial media tersebut…. amin ya Robb….

      salam syng dan rindu jua buat ummi 😉

  3. Selama kita bisa mengatur waktu dengan baik dan memanfaatkan fb untuk hal-hal yang baik dan penting, saya kira ber-fb-an itu nggak selalu buruk. Tergantung bagaimana kita me-manage-nya aja.

    Salam kenal dari saya. 🙂

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s