Pada_Mu kutitip rinduku…….


Bismillah, Makassar, 10 Jumadil awal 1434  H

278003890_baeceb4164_o

Teringat saat engkau ingin melepas lelahmu, malam itu kita berkumpul, tanpa aku sadar engkau datang menghampiriku dan ingin merebahkan kepalamu dipangkuanku tapi kuelakkan keinginanmu, tidak kubiarkan engkau berada dipangkuanku, tidak kubiarkan engkau melepas lelahmu di atas pangkuanku, ada rasa sesal dalam hati jika teringat peristiwa itu, mengapa tidak kubiarkan engkau memejamkan matamu dan melepas penatmu dipangkuanku, rasanya ingin mengulang kejadian itu tapi apa yang harus dikata, seperti sebuah pepatah ” NASI TELAH BERUBAH JADI BUBUR”, tidak mungkin bisa kuulangi kejadian itu,  karena engkau tidak ada lagi didunia ini, engkau tidak hadir lagi dihadapanku, hanya potretmu selalu kupandang untuk mengenangmu dan melepas rasa rindu padamu, kadang engkau hadir disela tidurku, alangkah bahagia diri saat engkau menjadi bunga-bunga tidurku, kupeluk engkau erat dan tidak kulepas.         

Wahai kakakku, bagaimana kabarmu di alam sana ?, engkau pergi meninggalkan kami dengan berjuta kenangan manis yang sulit untuk dilupa. sore itu tanggal 21 Maret 2001, sebuah kecelakaan merenggut engkau dari kehidupan kami, engkau terbujur kaku. Saat terakhir kumemandang wajahmu ada cahaya senyuman kutemukan, saat kumelihat engkau seakan engkau menyapa pada kami dan mengucapkan selamat tinggal adikku, selamat tinggal ibuku, selamat tinggal bapakku, selamat tinggal sahabat-sahabatku, selamat tinggal semuanya, jangan bersedih melepas kepergianku, aku pergi terlebih dahulu menghadap_Nya,  kutunggu kalian di alam sana, di alam baqa tempat abadi.

Goresan ini kubuat untuk mengenang dia yang telah pergi mendahului, dia yang telah dahulu menghadap kepada sang Khalik, sudah 12 tahun tetapi dia tidak pernah terlupakan, seakan-akan dirinya masih hadir ditengah keluarga besar kami.ya Allah ku titipka Rinduku pada_Mu untuk dia.

BULAN MARET

Bulan maret diam-diam beringsut

Meninggalkan gerimis dipermukaan sore

Sebuah bianglala melengkung

Memayung dilangit

Maret diam-diam menangis

Kebahagiaan menjelma menjadi kesedihan

Iklan

13 thoughts on “Pada_Mu kutitip rinduku…….

    • Amin ya Allah, makasih mbak nengmie telah mendo’akan beliau, mendo’akan kakak yang aku sayangi, semoga do’a kebaikan tercurah pula buat mbak nengmie. πŸ˜€

      salam hangat selalu πŸ˜€

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Neni sayang….

    Tersentuh hati Umi membaca coretan duka yang penuh kenangan dan harapan buat sang Kakak yang sudah lama pergi. Redhalah dengan hati yang ikhlas. Kenanglah dengan hati yang pasrah. Setiap yang hidup pasti merasai perpisahan yang tidak terduga berlakunya. Bukankah perpisahan itu sebahagian dari warna warni kehidupan. Semoga bertemu kembali dengan izin Allah di suatu hari yang ditentukan.

    Semoga berbahagia Neni dan berusahalah mengumpul bekal selagi waktu bernafas masih dikandung badan. Maaf, Umi baru mampir kerana sibuk dan baru sihat tetapi belum sepenuhnya. Doakan kesihatan Umi ya. πŸ˜€

    Salam rindu dan sayang selalu dari Umi di Sarikei, Sarawak. πŸ˜€

  2. Innalillahi wainna ilaihi raji’un turut sedih dan ikut berduka, terhanyut baca ceritanya, mudah2an Allah azza wajalla melapangkan kuburnya dan mempermudah urusannya di alam sana, terima kasih udah sempat mampir & follow

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s