Kekasih Hatiku


Bismillah, 2 Rabiul Awal 1434 H

salam.gif

563802_314332638676666_719328363_n

Bagaimana kabar Teman-teman serta sahabat-sahabat semua yang mengaku sebagai umat Muhammad SAW, bagaimana kabar IMAN hari ini, semoga lebih baik dari hari kemarin dan semakin baik kedepannya, insyaAllah.

Sudahkah kita lebih serius dan lebih baik lagi dalam mempelajari  serta mendalami ilmu Al-Qur’an yang insyaAllah akan menjadi salah satu syafa’at di hari akhir. Syafa’at bagi orang yang membacanya, memahami serta mengamalkannya.

Belajar mengaji adalah salah satu aktifitas yang dilakukan sejak kecil hingga ajal menjemput. Para orangtua dengan semangat mengajar serta mengajak anak-anak sejak dini untuk mengamalkan serta memahami Al-Qur’an. Sejak kecil pula aku diajak untuk belajar mengaji, dengan susah payah Mama mengajari dan Bapak sibuk mengawasi :).

Al-Qur’an begitu indah dan nikmat jika sudah menjadi salah satu kekasih hati, tak menyentuhnya sehari, dua hari, tiga hari……….. bagai hampa rasanya hati ini, bagai bulan merindukan bintang, segala bentuk kegelisahan kegalauan serta macam penyakit mampu disembuhkan oleh indahnya bisikan lembut Al-Qur’an, insyaAllah.

Al-Qur’an begitu indah dirimu, terukir goresan huruf Arab yang tak kumengerti namun sanggup meluluhkan hatiku, kehadiranmu memberiku titik cerah yang selama ini kucari, dari sudut ke sudut aku melangkah mencari suatu keindahan dan ketentraman hati, singgahlah aku pada suatu sudut dimana engkau berada disana, disudut yang tak pernah kuhampiri, disudut yang selalu kuhindari, disudut yang bagai bayang-bayang hitam. 

Al-Qur’an, dengan setia engkau harus menunggu selama 24 tahun, engkau setia menghampiriku, engkau setia menyapaku, engkau setia dengan penuh kesabaran, menanti agar hatiku berpaling dan memberikanmu setitik cintaku.

Bentuk cinta yang selama ini terpendam darimu, menghampiri hati yang gersang ini, tangisku dalam bahagia, menyambut kehadiranmu, kau sambut cintaku tanpa ragu untuk menerimanya, kau temani diriku, kau indahkan hariku, kau tunjukkan jalanku, kau luruskan langkahku, kau penolong hidupku untuk lebih mencintai Allah.

Inilah goresan hatiku, betapa aku mencintaimu, kaulah kekasih yang selama ini kucari, kekasih yang mampu menjagaku dengan sebaik-baiknya, kekasih yang tak pernah terkalahkan, kekasih yang selalu ada dan hadir menemaniku.

Sudahkah kita lebih mendalami kitabullah, firman dari Allah ini, Al-Qur’an. Semoga kita mampu istiqomah menjadikannya kekasih hati yang tak terlupakan, amin ya Allah. buat pengunjung setia Awan Putih, saya akan share sedikit ilmu tentang Al-Qur’an yang selama ini saya dapatkan dari belajar ilmu Tahsin di kampus, insyaAllah akan saya paparkan sedikit demi sedikit pada Halaman yang bertuliskan Materi tahsin klick disini, insyaAllah akan ada beberapa Materi yang sangat bermanfaat, semoga kita tidak asal ngasal ngaji lagi yach, ngajipun ada aturan mainnya, disitulah letak uji nyali kita untuk mendapatkan cinta yang hakiki dari kitabullah, kalau sudah merasakan jatuh cinta kepada Al-Qur’an, hati jadi adem, anyem, dan tak mampet lagi, dunia ini rasanya hanya milik berdua, insyaAllah.

 403677_208683739227811_100002585600025_400587_1068254045_n

Iklan

16 thoughts on “Kekasih Hatiku

  1. Subhanallah….
    Indahnya hati yang telah tersambung dengan firman-firman Allah.
    Selamat ya Neni sudah menemukan pujaan hati… dan kali ini bukanlah mimpi… πŸ˜€

    • iya mbak, kekasih yang senantiasa setia menunggu, siap siaga sebelum kita lahir dan baru sekanrg nich menoleh dan memberinya perhatian lebih πŸ™‚

      terima kasih telah mampir πŸ™‚

  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, Neni sayang.

    Rasulullah saw bersabda, bahawa Allah swt berfirman dalam hadis Qudsi:

    β€œSesiapa yang sibuk (menumpukan perhatiannya) terhadap al-Quran dan zikrullah, Aku (Allah) akan memberinya (sesuatu) yang lebih afdhal daripada apa yang Aku berikan kepada orang yang meminta (berdoa) kepada-Ku. Keutamaan Kalamullah (al-Quran) apabila dibandingkan dengan perkataan yang lain, seperti keutamaan Allah daripada makhluk-Nya.” – HR Tirmizi

    Subhanallah, kalau ini Kekasih Hati, Umi juga mahu mendampinginya sepanjang hayat dikandung badan. Mudahan kita bisa tergolong sebagai ahlul Qur’an dan diberi syafaat apabila membaca dan beramal dengannya. Aamiin.

    Salam sayang di angin lalu. buat Neni yang Umi rindui.
    πŸ˜€ (untuk Umi πŸ˜€ (untuk Neni πŸ˜€ (untuk Uvi)

    • Wa Alaikum Salam umiku sayang yang tak mahu kalah πŸ˜‰

      insyaAllah umi, semoga ini adalah kekasih yang akan selalu hadir untuk menemani hari-hari kita, langkah2 kita dan sebagai petunjuk untuk segala aktifitas hidup ini, meraih cinta Allah yang hakiki,

      salam saayng dan rindu jua buat umi dan ………. (sapa yach umi) πŸ™‚ πŸ˜‰

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s