Boneka Baru


Bismillah, Makassar, 1 Rabbiul Awal 1434 H

SAM_0635

Gambar 1. Naira ikut Ta’lim di Masjid Kampus UNHAS Makassar

Duh, ada ikhwa ngintip Naira dari Belakang :), Mama Neni tolong Naira 😉

Tepuk – tepuk tangan suka – suka, tangan di kepala tangan di pinggang,

lompat yang tinggi satu dua tiga mari – mari Naira Ta’lim bersama.

Alhamdulillah, Naira hadir menghiasi hidupku dan bercanda bersama, senyum manisnya yang mampu meluluhkan hatiku, duhai manisnya senyummu Naira, engkau tercipta sebagai anak sholehah yang penuh dengan keindahan dan kebahagiaan, insyaAllah.

Rumah yang dulu begitu sunyi dan senyap, tanpa ada tawa dan tangisan seorang bayi mungil sepertimu, kini semua sirna, suaramu, teriakanmu, tangismu serta tawamu, membuat kami bahagia dan senang, ingin ku terus memeluk dan merangkulmu, jadi geeemmmmeeessssss…

Naira adalah anak dari adikku, dia terlahir sebagai anak pertama, pada tanggal 13 agustus 2012, satu pekan sebelum Idul fitri dan diberi nama A. Naira Aminuddin Arno. Sekarang usianya sekitar 5 bulan, memasuki masa unyu-unyu, duuhh lucunya ponakanku ini.

Naira, anak yang sabar, tangisannya tak pernah lama, dia kadang tertidur dengan sendirinya, kala kami lelah tuk menggendong atau memangkunya. Subhanallah, baru kali ini aku melihat anak sesabar dia, meskipun dia bukanlah ponakan pertamaku tapi dia adalah ponakan pertama yang tinggal bersamaku sejak bayi.

Alhamdulillah, meski usianya sekarang masih dini sekitar 5 bulan, aku sudah membawanya pergi ta’lim. 12 Januari 2013 adalah hari pertama aku pergi bersamanya, dia duduk diatas pangkuanku, matanya heran melihat keadaan sekitar yang begitu ramai. Mmhhh, baru sekitar 10 menit kami berada di dalam Masjid, haaah, Naira tertidur pulas dipangkuanku. serius bobo saat ta’lim akan segera di Mulai. yaah, Naira pengen dengar Ta’lim atau bobo sich 🙂

SAM_0636Gambar 2. Naira Bobo’ saat Ta’lim di Masjid Kampus UNHAS MAKASSAR

SAM_0451Gambar 3. Naira Ketindisan pangeran pisang

SAM_0589Gambar 4. Naira bermain dengan pangeran pisang

Iklan

34 thoughts on “Boneka Baru

  1. Naira kayak Umi masa kecil… malah Umi lebih cantik lho…
    (mahu buat Neni cemburu nih…. hehehe)

    Naira… yang cantik, manis dan solehah. Umi ingin menggendongnya juga.
    Cium dari Umi buat Naira.. ( kok Umi panggil Umi ke Naira ?)… mahu dipanggil apa ya sama Naira.

    Love You Neni, mampir sebentar aja untuk Neni melepaskan rindu sama Umi.
    😀

    • insyaAllah, umi lebih cantik dech, ( muji umi biar ngak garang ) 🙂

      tak boleh digendong, naira sama aku aj, dduuhh pipinya menggemaskan, duuh senyumnya indah banget manis pula 🙂

      iya panggil umi saja, seperti tante Neni 🙂

      love you to ummi,

      mmhhh.. neni nak kangen dan rindu berat pada umi, lama tak kongsi, kangen kangen kangen

      • assalamu’alaykum ummi, juga tantenya naira..yang cantik…(yang cantik Nayra ato tantenya, hayoooo…, sambil lari ngumpet di sebalik rumah ummy…)

        subhanallah, liat pipinya bikin gemes yee…tapi, uvi tak pingin menyakiti anak kecik…hihi..maka uvi tak mahu mencubitnya…

        smoga mulai dari kecik dah imut2 hingga besarnya tak jadikan orang bilang *amit-amit…* iya kan, ummy juga kakak….bahkan menjadi orang yang bermanfaat bagi agama dan orang tuanya…^amien…^

        • wa Alaikum salam wr. wb.
          horeeee, alhamdulillah, uvi datang, senengnya hati ini, piss umi 🙂
          gemeskan anak aku, sapa dulu mamanya, neni githu dong,
          naira tak mahu jg dicubitin ma om, ikkhhh 🙂
          hehe, insyaAllah akan jadi imut-imut terus 🙂

          salam uvi dan umi

    • subhanallah, klo perempuan tu, semuwanya pasti cantik, tak de yang cakep lagi, huhuy…iya kan ummi…

      so, klo kita panggil ummy, nah giliran Nayra pastinya panggil dengan Nenek..ato di Jawa sering disebut dg Eyang Putri (disingkat dg YangTi) aha…^piss ummi…*

  2. aiihh.. Naira suka sama pangeran pisang…
    Kayak tante Neni tuuuh yang suka mimpiin pangeran idaman… hehehe…

    Semoga Naira menjadi anak yang sholehah dan sehat.

  3. assalamu’alaykum, subhanallah akak, itu khan boneka si Ihmad kat Solo, knapa sampai Makassar lagi?…

    mana..mana, ah akak ni ambik tanpa seizin empunya Boneka pisang…

    ^brasa kaget kak, persis banget dengan boneka si Ihmad di rumah…suer..*

    • Wa Alaikum Salam wr. wb
      yeeeee, baru datang dah ngaku-ngaku boneka si ihmad. ihmad tuh yang ngambil boneka naira 🙂

      heiii, heii jangan di ambil aaah, itu punya aku, itu pangeran pisang naira, awas yach uvi, tak jitak 🙂
      emang hanya disolo aja boneka pisang 🙂

      salam buat si ihmad

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s