BAGAI BIDADARI


Makassar, 20 Oktober 2012, pukul 13.09-13.52

Menjadi seorang pendampingan atau sarjana muda pendamping petani di kampung halamanku adalah suatu pengalaman yang baru, hal inilah yang pernah kudambakan dimana aku dapat membantu dan memberi pengetahuan kepada mereka tentang tata cara bertani yang baik, cara mengelola lahan serta cara menghitung modal yang digunakan, memberikan pencerahan tentang pentingnya berilmu dalam menjalani hidup ini, bersabar dikala dunia sedang menghimpit.  terjun langsung di lapangan dan berjumpa dengan berbagai macam tipe dan kebiasaan petani dalam bertani, merupakan suatu tantangan tersendiri dalam menjalani pekerjaan ini.

Awal terjun ke lapangan bingung mahu berbuat apa, tak tahu apa yang harus kulakukan. Panas terik mentari menghiasi hamparan sawah tergantikan oleh indahnya sinar pancaran dari tanaman padi yang menghijau dan menghiasi luasnya hamparan disekitarku. Diskusi serta percakapan antara petani yang satu dengan yang lainnya, meski tak banyak yang mampu kuberi  semoga kehadiranku mampu memberi inspirasi buat mereka, ada yang menyambut dengan baik dan ada juga yang kurang menyambut, Alhamdulillah, Saya senang dan bahagia berada bersama mereka, berbincang tentang pengalaman bertani mereka, merekalah yang kini memberiku banyak pengetahun dan ilmu tentang cara bertani, berkat mereka aku semakin paham dan mengenal kondisi di lapangan, aku lebih banyak mendengar kisah mereka, waktu kadang tak cukup untuk menyelesaikan suatu tema perbincangan yang sedang terjadi di sekitar hamparan sawah.

Jadwal Saya ke Sawah biasanya pagi dan sore hari saat sinar mentari masih bersembunnyi dan malu untuk menampakkan dirinya, untuk menghindari teriknya matahari, agar tak kepanasan terlalu lama dan tak hangus oleh percikan panas dari sang raja siang tersebut, karena kadang kepala saya jadi sakit jika terlalu lama di bawah sinaran sang raja siang. Dengan kendaraan roda dua, saya dan seorang teman berkeliling meninjau lokasi binaan disetiap kesempatan , jika ada petani yang tak sibuk bekerja dan mereka sedang melepas lelah, disitulah kesempatan kami untuk bercengkerama dengan mereka, tapi jika para petani sibuk, kami tak berani untuk  menganggu, biarkan mereka menyelesaikan pekerjaan yang sedang mereka rencanakan untuk hari ini, sukses selalu buat para petani, aku sayang kalian, insyaAllah suatu saat aku akan datang dan merubah keadaan kalian, tapi saat ini aku belum mampu berbuat lebih banyak, karena keterbatasan pengalaman dan ilmu, saat ini aku hanya mampu mendengar keluh kesah kalian, kan kujadikan sebagai bahan pertimbanganku suatu hari nanti.

Pemandangan pagi hari saat mentari malu untuk menyapa silaunya kehijauan sepanjang jalan, mentari malu untuk menampakkan dirinya dan menyapa kami. Sungguh indah dan sejuk suasana, merdunya kicau burung yang seakan menggoda diri ini di kala sedang berjalan mengelilingi hamparan sawah, embun pagi yang tak mahu kala oleh ketinggian puncak gunung, sinaran daun padi yang tak terkalahkan oleh mentari pagi, suara gemuruh pengairan yang menghilangkan kesunyian dan sejuknya hembusan angin membuat hati ini jadi tenang dan sesaat melupakan peristiwa atau masalah yang sedang melilit, berjalan di tengah-tengah luasnya hamparan sawah seakan diri ini merasa “bidadari yang berada ditengah hamparan sawah” tak ingin suasana pagi di hancurkan oleh terbitnya mentari yang akan menghilangkan keindahan dan kesejukan.

 

Iklan

15 thoughts on “BAGAI BIDADARI

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Neni sayang…

    Alhamdulillah, akhiiiiiiiiiirnya Umi bisa menapak diri setelah sekian lama tidak bisa nyambung ke sini. Mudahan alamat url blog ini menggunakan yang baru diberi ke Umi agar mudah dimasuki blognya oleh yang lain2 juga.

    Senang menanggapi setiap perjalanan dan pengalaman neni selama bersama petani dan menjadi petugas yang diamanahkan untuk kesejahteraan mereka. Semoga khidmat nasihat yang dicurahkan buat kemenjadian sawah dan hasilnya akan diganjari Allah swt.

    neni juga bisa mengambil banyak pengalaman, pengajaran dan kebijaksanaan untuk menjadi lebih maju dan matang dalam menghadapi semua tantangan yang bakal di tempuh di kemudian hari. Aamiin.

    Umi bangga dengan semangat juang dan keinginan membantu mereka yang memerlukan kepakaran dan kemahiran neni di bidang pertanian ini. mudahan kuliah yang sedang berlangsung akan menambah ilmu dan profesionalisma Neni di masa depan.

    Selalu ada doa untuk anak Umi tersayang dalam mengejar cita-cita. Umi doakan sihat, tenang, tabah dan senyum selalu. jangaaaaaaan nangiiiiiiiiiiiiis ya.

    Salam sayang dari Umi yang selalu ada Neni Azilah di hati Umi.
    love you always. 😀 😀

    • Wa alaikum Salam Wr. Wb. ehh ada umi, silahkan masuk nyonya besar 🙂

      Alhamdulillah, setelah sekian lama umi nyasar, akhirnya tiba juga ditempat neni, senang dapat kunjungan istimewa dari umi yang kusayang

      iya umi, melalui pekerjaan ini, neni ada banyak tambahan ilmu, pengalaman yang tidak pernah saya duga sebelumnya, meski hati kecil ini pengen banget terjun langsung didunia petani, alhamdulillah terccapai melalui program ini,

      semoga kedepannya neni mampu memberi yang lebih dari ini, amin ya Allah..

      neni selalu sayng umi, salam rindu selalu buat umi dinegeri seberang 🙂 :;

    • Wa alaikum Salam WR. WB.
      ehh..ada ummi, silahkan masuk nyonya besar, 🙂
      Alhamdulillah setelah sekian lama nyasar dan tersesat entah kemana, akhirnya umi tiba jua ditempat tujuan, demi satu tujuan, menjumpai ananda yang dirindu 🙂 😉

      iya umi, pekerjaan ini adalah hal yang tak terlupakan, ada begitu banyak kenangan dan pengalamaan baru dalam dunia pertani yang tak pernah neni ketahui, mengenalnyapun tidak, meski neni hidup dari hasil pertanian, tp sellama besar sudah tidak pernah lagi berteman dengan dunia pertanian 🙂

      semoga ilmu neni, kedepannya mampu meningkatkan dunia pertanian menjadi lebih baik lagi, menjadikan petani sukses dan makmur, tidak perlu impor hasil2 pertanian lagi.. 🙂

      neni juga selalu sayng pada umi,
      salam rindu buat ummi yang jauh dinegeri seberang, namun dekat dihati.. so sweet 😉

  2. Hehehe… sampai dua komennya keluar ya.
    umi senang bisa menulis lagi di sini dan memberi semangat kepada anak Umi untuk kuat menempuh hidup

    Mudahan cita-cita neni bisa tercapai dan neni dapat menghasilkan satu inovasi untuk kebaikan para petani di sana

    jangan mudah putus asa dan bergerak maju dengan kekuatan akal untuk menjadi cemerlang dunia dan akhirat.

    Umi yakin neni dapat melakukan yang lebih baik dari apa yang ada sekarang ini.

    terima kasih selalu mengingati dan sayang sama Umi.
    Allah swt sahaja yang tahu kegembiraan hati Umi pada Neni yang Umi rindui selalu. 😀 😀

    • neni jadi terharu rasanya, dengan ungkapan umi, indahnya hubungan ini ya Allah,

      ya Allah kabulkan do’a umi padaku jika itu baik buatku, amin ya Allah
      ya Allah, hanya Engkau yang Tahu segala isi hati ini,

      mudah2an neni mampu jumpa umi didunia ini, insyaAllah, neni mahu usahakan ambil S3 disana, tapi neni mahu nikah dulu, biar ada yang temani kesana, taku pergi sendiri 🙂 😉

      miss umi

  3. Bidadari yang cantik dan smart.
    Petani kadang masih menganut pola tanam, rawat dan panen dari itu ke itu. Di sinilah peran penyuluh agar mereka bisa merubahnya secara gradual sehingga hasil sawahnya semakin baik dan meningkat.

    Tak bisa dielakkan, kini banyak tengkulak yang membeli hasil sawah mereka sebelum panen tiba. Itu yang terjadi juga di kampung saya. Yang harus dijaga adalah jangan sampai petani terlalu rugi sehingga kehidupan mereka kurang beranjak ke arah yang lebih baik.

    Salam hangat dari Surabaya

    • 🙂 🙂 (tersipu malu )

      iya pakde, merubah pola pikir para petani memang agak susah, nanti mereka bilang berhasil kalau lihat hasilnya tp kalau untuk mencoba hal baru, mereka kadang susah menerima, harus ada bukti yang real dilapangan, berbicara sj sulit memberi dampak yang positif pada mereka, semoga padahal sekanrng ini sudah bnyk bantuan yang bisa mereka manfaat..
      salam hangat juga dari makassar

    • iya mbak tri, salah tujuan kita menuntut ilmu agar bermanfaat buat diri maupun orang lain yang membutuhkan P)
      terima kasih telah kunjung balik, sering2 yach datang kerumahku 😉

      salam hangat selalu

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s