Kusebut ia Ummi



Tulisan ini kupersembahan buat seorang wanita cantik jauh di negeri seberang, salah satu negeri jiran tetangga Indonesia yaitu Malaysia, seorang wanita yang sangat berharga dalam kehidupan sehari-hari saya, seorang ibu yang kupanggil ummi, dialah wanita yang selalu memberiku inspirasi dalam setiap kehidupan, kata yang terlontar dari beliau begitu indah dan membuatku semakin nyaman berada disisinya, meski tak pernah bertemu dan hanya bercakap lewat dunia maya, chat melalui yahoo mesenger dan saling sapa melalui dunia wordpress.com

Pertama aku kenal beliau di dunia wordpress, melalui salah satu sahabat wordpress yaitu dek uvi, dilaman dek uvi saya melihat ada web ummi disana, saya lalu berkunjung dan membaca beberapa artikel yang ada dilaman ummi, setelah beberapa kali berkunjung ada rasa damai yang terbersit dihati, kesejukan tercipta tanpa saya sadari. Kucoba tuk menorehkan sapa perkenalan dan salam persahabatan dengan niat agar beliau dapat saya jadikan sebagai teman.

Alhamdulillah, komentar yang saya tinggalkan sebagai jejak dilaman ummi berbuah hasil yang tak terduga, beliau lalu berkunjung dilaman saya dan mempersilahkan saya untuk menyimpan link blognya karena beliau telah menyimpan link blog saya, beliau juga yang pertama kali meng-add YM saya, hal yang tak pernah saya duga sebelumnya bahwa beliau akan lebih dekat dengan diri saya.

Percakapan berlangsung melalui YM, setiap saya aktif dan ummi aktif, kita akan saling menyapa dan bercakap, tak peduli percakapan kami penting atau tidak ๐Ÿ™‚ , asal bersama ummi semuanya terasa menjadi istimewa ๐Ÿ™‚, terutama kata โ€salam rindu dan salam sayang selalu buat neniโ€ inilah kalimat ummi yang tak pernah terlupakan saat menyapa baik di wordpress atau melalui YM.

WordPress saya sudah berjalan 3 tahun lebih, saya lupa tanggal pasti pembuataannya ๐Ÿ™‚, sudah berjalan 3 tahun lebih pula perkenalan saya dengan ummi, berlalunya waktu tanpa terasa, ada begitu banyak pengalaman dan perhatian yang tak terlupakan dari ummi, saat saya merasa malas untuk menulis, saya akan terus mengadu padanya, beliau tak pernah menghindari keluhanku, beliau selalu setia mendengar apa yang akan saya kisahkan, tak ada rasa bosan untuk mendengar ceritaku.

Beliau selalu memberiku kekuatan dan semangat dalam dunia tulis menulis, maupun dalam menjalani kehidupan ini, pernah ummi menegur saya karena tak pernah up date tulisan lagi, saya hanya menjawab neni lagi malas, tidak tahu mahu menulis apa, tidak tahu menyusun kata menjadi kalimat yang indah dibaca, komputer dirumah lagi rusak dan masih banyak alasan yang terlontar dari kata neni, ummi dengan penuh rasa kasih sayang dan perhatian berkata โ€jangan malas untuk menulis, latihlah meski hanya menulis sekata dua kata dalam sehari, asal ada yang tertorehkan, lama kelamaan akan menjadi suatu kebiasaan, dan jika komputer tidak dapat digunakan, tidak ada alasan karena menulis isi hati dapat juga dilakukan dengan menorehkannya dibukuโ€.

Hal yang tak terlupakan pula, saat pertama kali laman saya terbit, saat itu saya masih dalam status pengguna blog awam dan masih kurang percaya diri untuk publish tulisan yang saya buat sendiri, saya lalu mencontek tulisan motivasi dari sebuah e-book yang ada di laptop kakak saya, karena kisah yang terdapat dalam e-book tersebut membuat hati saya tersentuh, dan ada niat untuk menyebar kepada para pembaca yang akan hinggap dilaman saya. Ummi dengan setia datang berkunjung dan tak lupa meninggalkan jejak di kolom komentar.

Ummi : โ€Tulisan neni bagus, memberi motivasi bagi pembacanyaโ€

Neni : โ€Dengan rasa malu saya membalas, tulisan tersebut neni copy dan bukan buah pikiran susunan kalimat ciptaan neni.

Ummi: โ€tak mengapa kita berbagi tentang tulisan atau kisah orang lain, tapi beri halaman tersendiri, karena blog adalah sebuah wadah untuk menuangkan aspirasi yang ada dipikiran kitaโ€

saya hanya tersenyum tersipu malu, meski ummi tidak melihat, sayapun berkata pada ummi, tulisan neni kurang baik, neni kurang percaya diri untuk menuangkannya, dan menerbitkan dilaman neni

Ummi:โ€ setiap orang memiliki karakter tersendiri dalam menulis, ada yang menyukai dan ada pula yang akan mencela, kritikan yang menusuk akan membantu kita lebih giat lagi dalam memperbaiki tulisan kitaโ€.

Neni :โ€neni maluโ€

Ummi menyuruh saya untuk mengirimkan salah satu contoh tulisan yang pernah saya buat, saya segera mengirim ke email ummi untuk dia baca, dalam hati saya menjadi was-was, takut kalau komentar ummi tidak bisa saya terima dan akan melukai hati saya. Alhamdulillah, rasa khawatir itu tak terkabulkan, ummi hanya memberiku semangat untuk terus menulis dan berkarya dalam menuangkan ide.

Setahun setelah perkenalan dan saya masih aktif dikampus, hubungan kami terus berjalan dan belum terasa memiliki hubungan yang istimewa, masih biasa saja, terutama saat saya sibuk dengan aktifitas akhir kuliah, kadang melupakan beliau dan tak mengingat jasa beliau dalam memberi nasehat ๐Ÿ™‚ (jangan marah yach ummi ), hubungan kami pada waktu itu begitu renggang, seusai kuliah ujian meja neni balik kekampung halaman berlibur selama sebulan, habis wisuda, neni sibuk mencari kerjaan dan jarang OL, sehingga tak pernah menyapa beliau ๐Ÿ™‚ . (ummi yang terlupakan ) ๐Ÿ˜‰ ๐Ÿ™‚ .

Perjuangan dalam pencarian kerja, mengejar rejeki Ilahi, Alhamdulillah terkabulkan melalui teman akrab salah satu kakak saya, beberapa bulan saya bekerja, hanya beberapa kali saya menyapanya, itupun melalui laman beliau, menorehkan hanya beberapa kata dan tak lupa beliau terus memberi semangat dan menjalani kehidupan.

Kegiatan sehari-hari selama bekerja, terasa begitu hampa dan terasa ada yang hilang, kegiatan hanya rumah dan kantor, ingin mengeluh kepada sahabat, teman-teman, tapi rasanya tak cocok, neni kurang percaya dan kata inspirasi masih begitu kurang memuaskan dari mereka. Kerjaan dikantor, memberi saya kesempatan untuk menyapa ummi yang terlupakan ๐Ÿ˜‰, dikantor saya diberi fasilitas internet karena tugas saya berhubungan dengan dunia on line, ditengah waktu senggang, saya gunakan untuk menyapa beliau, alhamdulillah beliau selau membalas balik sapaan saya, ada rasa rindu yang tertuangkan dari ummi, setiap goresan kata yang ummi kirimkan, membuat hati saya merasa bersalah, setiap nasehat yang dulu tercurahkan padaku, ku acuhkan, tapi Allah masih memberiku kesempatan untuk terus dekat dengan ummi, Allah tahu, beliau adalah seorang ummi yang sangat berharga buatku ๐Ÿ˜‰

Keakrabanku dengannya semakin dekat, sehari tak menyapanya, membuatku rindu dan kesepian, ada rasa kesel dan marah jika tak ada sapaan darinya, seperti anak yang tak mendapat rasa kasih dan akan merajuk pada ibunya ๐Ÿ™‚.

ummi berkata :โ€ neni tahu tidak !, mengapa kita bisa seakrab ini.

Neni : โ€ tak tahu ummiโ€

Ummi : โ€di alam roh, roh kita berdua pernah bertemu, makanya kita bisa seakrab iniโ€.

Neni :โ€ iyakah ummiโ€.

Ada begitu banyak percakapan antara aku dan ummi, tak bisa saya torehkan semuanya, setiap hari kerja ummi selalu menemani meski hanya sedetik, ditengah waktu luang, ummi selalu menyapa saya, meski akun ummi dalam keadaan malu-malu gajah atau malu-malu harimau (hanya aku dan ummi yang mengetahui nya ๐Ÿ™‚ย  ).

Awal perkenalan, saya memanggilnya bunda, tapi panggilan tersebut begitu umum dan kurang dekat dihati, kebanyakan sahabat blog memanggilnya bunda, saya lalu memanggilnya ummi, dan ummi bertanya:

Ummi : โ€ menyapa neni memanggil saya ummiโ€

Neni : โ€ neni suka panggilan tersebut, begitu islami terasaโ€

Ummi : โ€ dinegeri Arab, baik muslim ataupun non muslim semua menggunakan panggilan ummiโ€.

Neni :โ€kalau dinegeri neni, panggilan tersebut digunakan kebanyakan oleh hamba Allah yang taat pada_Nya, panggilan tersebut rasanya sangat sejuk dihati neniโ€ ๐Ÿ™‚.

Ummi : โ€ kalau itu, ummi setuju, dan sangat senang dipanggil ummi

Neni : โ€mengapa ummi ?โ€.

Ummi : โ€karena kebanyakan memanggil ummi dengan panggilan bundaโ€.

Kusebut engkau dengan kata ummi, kupanggil engkau ummi, kusimpan namamu dihatiku, kubuatkan sebuah ruang berharga dihatiku, berdampingan dengan orang-orang yang kusayangi, orang-orang yang kucintai, orang-orang sangat berharga dihidupku. Engkau selalu memberiku kekuatan untuk terus berjalan di atas bumi Allah, berjalan dengan penuh keindahan, berjalan dengan penuh rasa kasih sayang, redam segala bentuk penyakit dihati, jadikan semua hiasan hidup, syukuri kehendak Ilahi, raih Cinta_Nya, hadapi hidup dengan senyuman, agar terukir indah dibalik bibir manismu, senyuman ummi tak pernah terlupakan, kadang saya tersenyum sendiri jika mengingat setiap perkataan ummi. Senyuman yang terukir, kadang tak tersadarkan, ada beberapa orang yang menegur mengapa saya sering senyum-senyum sendiri, saya tak peduli teguran teman kantor, asal saya bersama ummi, tersenyum bersamanya adalah sebuah kebahagiaan.

Iklan

17 thoughts on “Kusebut ia Ummi

  1. Assalamu’alaikum..

    Indahnya sebuah jalinan, indahnya sebuah dekapan dalam ukhuwah….
    saya pun demikian, begitu takjub dan bahagia bisa mengenal bunda yg satu ini, meskipun belum lama, namun rasa kekeluargaan yang beliau ciptakan begitu terasa meskipun hanya melalui media tulis menulis
    semoga Allah selalu memberkahi bunda, aamiin

    • wa alaikum salam wr. wb.
      yups… beliau begitu indah dikenang dihati, sangat indah, meski beliau tak kasat mata tapi senyuman beliau selalu terasa :).

      amin, semoga Allah selalu menjaga beliau disetiap langkah kakinya dan setiap hembus nafanya ๐Ÿ™‚

  2. Senangnya memiliki sahabat di dunia maya yang bahkan menduduki posisi yang spesial di hati kita. Insya Allah persahabatan dunia maya dapat jadi sangat bermanfaat dalam jalinan yang indah ๐Ÿ™‚

    • alhamdulillah,
      persaudaraan akan terasa indah jika didalamnya terjalin ukhuwah yang indah pula, saling menghargai satu sama lain, saling menyapa disaat susah maupun senang dan menasehati dikala diri melakukan khilaf ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ˜€

    • insyaAllah, dilain waktu fi akan menjadi orang istimewa buat kakak, tunggu sj saatnya ๐Ÿ™‚
      memiliku lebih dari satu ibu adalah hal yang sangat menyenangkan karena kita dapat berbagi dimana sj kita mahu, mendapt pikiran yang berbeda dan mendapat ilmu yang berbeda pula ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ˜€

      salam manis selalu buat dek fi….
      salam ukhuwah , la tahsan dek ๐Ÿ™‚

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, Neni sayang…

    Maafkan Umi kerana baru kini punya waktu untuk mengungkap kata yang beberapa hari ini sungguh mengharukan saat Umi membaca posting spesial untuk Umi yang biasa-biasa aja ini. Subhanallah, sanjungan neni yang tidak terduga Umi sangat membekas dihati Umi sehingga sambil membaca setiap goresan kata, tanpa disadari umi menangis kegembiraan.

    Tidak pernah menjangka hubungan yang berlangsung selama ini sangat istimewa di hati Neni. Umi juga merasakan yang sama seperti Neni. Umi mengganggap Neni sebagai anak Umi tanpa memberi syarat apa-apa. menerima seadanya Neni yang selalu menceriakan kehidupan Umi dalam kesibukan di kantor. ๐Ÿ˜€

    Alhamdulillah dan terima kasih Neni atas penghargaan Neni dan umi kehilangan kata mahu mengucapkan apa lagi kerana semuanya umi fahami dan mendiami hati umi keseluruhannya. Sungguh beruntung Umi dikurniakan anak solehah seperti Neni, semoga Allah memanjangkan kebaikan silaturahmi ini hingga ke akhirat. Aamiin.

    Salam sayang dan rindu teramat dari Umi yang jauh buat neni yang selalu dekat di hati Umi. ๐Ÿ˜€

    • wa alaikum salam wr. wb. umiku sayang …..
      maaf juga umi, neni lambat membalas coment umi, karena neni membutuhkan waktu tuk memahami segala ungkapan umi, ๐Ÿ™‚ setiap goresan kata umi begitu bermakna, jadi neni harus mencerna dengan baik terlebih dahulu ๐Ÿ˜‰

      itulah perasaan neni kepada umi, begitu berharga kehadiran umi dihiduo neni, meski tak pernah bersua tp umi terasa nyata dihidup neni ๐Ÿ˜€
      semoga tulisan diatas mampu membalas rasa kasih dan sayng umi, yang telah tercurah selama ini,

      ahamdulillah, neni dikarunia i ummi yang sholeh juga seperti ummi ๐Ÿ™‚
      insyaAllah, jalinan hubungan ini akan terus neni pertahankan, karena didalamnya terdapat begitu banyak nilai yang berfaedah ๐Ÿ™‚

      salam sayng dan rindu selalu buat umi ๐Ÿ™‚

      • Ridak mengapa Nen, biar lambat asal faham. hehehe… sukar banget ya mahu faham tulisan Umi hingga harus ada pencernaan. walau bagaimanapun, Umi menghargai segala perhatian Neni terhadap ucapan Umi. ๐Ÿ˜€

        Alhamdulillah, demikianlah jika Allah mengizinkan sebuah tautan hati dan rasa berlangsung dengan kukuhnya walau hanya di maya pada tanpa sentuhan, tanpa suara, tanpa pendengaran. tetapi kita berhubung dengan hati, iman dan minda.

        Semoga Allah akan selalu memayungi kasih sayang kita di bawah lembayung kasih sayang-Nya sehingga lautan bukan lagi menjadi penghalangnya untuk kita bersama mentau diri dalam fikrah islami.

        Salam sayang dan rindu kembali dari Umi untuk Neni. ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€

  4. Makasih ka..
    Tulisan ini sedikit banyak memotivasi saya yang masih baru di dunia blog.
    Sepertinya saya harus banyak berkunjung kesini.. ๐Ÿ™‚
    Tetap semangat ka!

    • makasih juga dek, selamat datang yach, senang kakak mendapat tamu baru ๐Ÿ™‚
      apa yach yang membuat upidupid termotivasi ??? ๐Ÿ™‚

      kunjungan selanjutnya, saya akan menunggu, dan akan senang jika sering-sering bertamu dilaman awan putih :)..
      salam ukhuwah ๐Ÿ™‚

  5. assalamu’alaikum, lama tak kunjung ke laman kakak niy..

    kef haalukum kak Neni?..mudahan teup fie khoir wa fie ‘auniLLaah…

    *eits namaku tertulis di sini juga ya kak, numpang tuk nongkrong yach, afwan…ummi dah balik dari Baitullah lum>???….^

    • wa alaikum salam wr. wb. iya nich, uvi kemana saja sich, menghilang bagai ditelan……………… ๐Ÿ™‚

      alhamdulillah kakak baik,
      kakak torehkan nama dek uvi, biar sering2 nongol lagi, ummii…. kakak belum tahu kabarnya ๐Ÿ˜ฆ

      kakak dah rindu dngn ummi

      • Subhanallah, sebenarnya ga menghilang kak….bahkan sering ktika Browsing…baca2 di laman ummi juga kak Neni….afwan klo trus ga torehkan apa2 di sana…

        alhamdulillah, smoga Allah sentiasa berikan kita kesehatan wal ‘aafiyat kat kita smuwa…

        ^ummii……, nitip salam tuk ummi ya kak…^Syukron…

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s