BOLEH MAKSIAT, ASAAAALLLL……..



Kisah ini saya kutip dari sebuah majalah islami Ar-Risalah edisi 109  diambil dari at-tawwabiin, Ibnu qudamah) yang terdapat di Masjid Kampus tempat saya dahulu menuntut ilmu yaitu Universitas Hasanuddin Makassar, seperti pekan-pekan sebelumnya, Ahad kemarin saya menuntut ilmu Tahsin di Masjid tersebut, (hari Ahad) sehari dalam sepekan saya meluangkan waktu untuk mempelajari ajaran Nabi Muhammad SAW, selepas menuntut ilmu Tahsin (Al-Qur’an), saya lalu menyempatkan diri untuk membaca majalah yang tersusun rapi pada sebuah lemari, pada hari Ahad tanggal 3 Juli 2011, lembar demi lembar saya buka dan saya tertarik untuk menyebarkan kisah kebaikan ini kepada seluruh umat yang ada di Bumi Allah SWT. Kisah ini mungkin sudah tidak asing lagi kita baca, tetapi semoga dapat bermanfaat buat yang membacanya.

Seorang laki-laki mendatangi Ibrahim Bin Adham, lalu terjadilah dialog

Fulan : ” Wahai Abu Ishaq, saya adalah orang yang melampaui bata s (suka berbuat dosa), maka berilah saran agar aku bisa terbentengi dan bisa selamat”.

Ibrahim : ” Jika kamu menerima 5 syarat dan mampu memenuhinya, maka tidak mengapa kamu bermaksiat”.

Fulan : ” Apa itu wahai Abu Ishaq ? ”

Ibrahim : ” Pertama, jika kamu ingin bermaksiat kepada Allah SWT, maka janganlah makan dari rejeki_Nya”.

Fulan : ”Lantas dari mana aku hendak makan ?, sedangkan segala yang ada dipermukaan bumi ini semua adalah rizki dari_Nya”.

Ibrahim : ”Wahai kisanak, apakah pantas kamu makan rejeki_Nya, sementara kamu mendurhakai_Nya ?”.

Fulan : ”Tentu tidak, terus apa syarat yang kedua ? ”.

Ibrahim : ” Jika kamu ingin bermaksiat kepada_Nya, maka jangan pernah tinggal di negeri kekuasaan_Nya”.

Fulan : ” Ini lebih berat, lantas dimana saya akan tinggal ?”.

Ibrahim : ”Wahai kisanak, apakah layak kamu memakan rejeki_Nya, kamu tinggal dibumi_Nya, kemudian kamu mendurhakai_Nya ?”.

Fulan : ” Memang tidak layak, lalu apa syarat ketiga ?”.

Ibrahim : ”Jika kamu ingin bermaksiat, sementara kamu makan rejeki_Nya dan tinggal di Bumi_Nya, maka carilah tempat yang tidak dilihat oleh_Nya, lalu bermaksiatlah disana ”.

Fulan : ”Wahai Ibrahim, mana mungkin…….., Dia melihat segala tempat yang tersembunyi”.

Ibrahim : ”Wahai kisanak, apakah patut kamu memakan rejeki_Nya, tinggal dibumi_Nya lalu kamu bermaksiat dalam pengawasan_Nya”.

Fulan :”Tidak patut, tolong sebutkan syarat yang ke empat”.

Ibrahim : ” Jika malakul maut datang kepadamu untuk mencabut nyawamu, maka katakan kepadanya, ” tangguhkan ajalku hingga aku sempat untuk bertaubat dengan taubat nasuha’ dan aku beramal shaleh karena Allah SWT”.

Fulan : ”Tidak mungkin malakul maut mengabulkan permintaanku”

Ibrahim : ” Wahai kisanak, jika kamu tak kuasa menunda kematian untuk taubat dan kamu tahu jika kematian datang tidak akan bisa ditunda maka bagaimana kamu berharap bisa selamat (dari akibat dosa) ?”.

Fulan : ” Lantas apa syarat yang kelima ?”.

Ibrahim :” Jika Zabaniyah (malaikat penjaga neraka) mendatangimu pada hari kiamat untuk membawamu ke neraka, maka janganlah kamu sudi pergi bersamanya :”.

Fulan : ” Pasti mereka tidak akan membiarkanku dan tidak menerima alasanaku”

Ibrahim :” Jika demikian, bagaimana kamu bisa selamat dari siksa ?”.

Fulan : ” Cukupppp………cukuppp…, wahai Ibrahim, aku memohon ampun kepada Allah SWT dan bertaubat kepada_Nya”.

Sejak itu, orang itu serius dengan taubatnya, melazimi ibadah dan menjauhi maksiat hingga ajal menjemputnya.

 Barang siapa berniat untuk kebajikan & ia blum melakukannya, maka Allah SWT mencatatnya disisinya satu kebajikan penuh

(hadits Qudsi, HR.Bukhari&Muslim).

32 thoughts on “BOLEH MAKSIAT, ASAAAALLLL……..

  1. Assalaamu’alaikum wr.wb, Neni sayang…

    Umi hadir menyapa dengan kerinduan yang sangat panjaaaaaaaaaaaaaaaaang.😀
    Maafkan Umi kalau lama tidak menyapa Neni, Umi sibuk banget lho. Tambah lagi broadband Umi yang seperti “hidup segan mati tak mahu”. Nantilah Umi akan usahakan beli broadband baru atau “cute wifi” yang tentu memudahkan Umi kalau berada di mana-mana.

    Semalam Umi hadir, hanya sempat tekan button you like this, selepas itu hanging. Hari ini, keliatannya bagus sedikit capaian internet Umi, lalu menulis secepat kilat agar sempat meninggal jejak di hati Neni yang tentu sekali rindu sama Umi. Betul ngak ni ?

    Oh ya… kisah di atas sangat mengesankan Umi hingga membuat Umi bergenang airmata membacanya. Subhanallah, mudahnya hati Umi tersentuh kalau bicaranya melibatkan hak Allah atas hamba-Nya. Maha Pengasih dan Penyayangnya Allah kepada kita semua. Walau masih ramai yang hilang pedoman dan mendurhakai perintah Allah, namun Allah tetap jua memberi nikmat dan limpah rezeki kepada hamba-hamba-Nya meskipun dia kafir.

    Malahan kita yang muslim ini seharus dan sewajibnya mensyukuri kurnia Allah ini. Rasa malu menyelubungi diri apabila mengingati dosa dan maksiat yang pernah dibuat baik secara sedar mahupun di luar kesedaran. Kalau difikirkan, betapa manusia ini tega menyekutukan Allah setelah banyak panduan dan petunjuk kepada kebenaran menuju keesaan Allah dihadirkan kepada kita. masya Allah, tidak malunya kita duduk percuma di bumi Allah ini dengan memiliki segala milik-Nya.

    terima kasih Neni kerana mencoret sesuatu yang sangat berharga buat bekal jiwa di kemudian hari. Semoga kita bisa menjadi hamba Allah yang bertaqwa dan ikhlas dalam menjalani kehidupan di muka bumi ini. Semoga sukses ya Nen.

    Salam sayang dan rindu selalu dari Umi yang jauh di mata, namun dekat di hati Neni… hehehe. Neni juga dekat di hati Umi lho.😀

  2. subhanallah…
    teringat dengan hadits ke 37 dalam urutan hadits Arba’in an-Nawaawiy…
    yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas..salah satu sahabat nabi yang telah banyak meriwaytkan hadits dari Beliau Shallallaahu ‘alaihi wa sallam….

    • alhamdulillah, adikku telah tiba🙂
      dari mana saja dek, tak ada kabar, umi kangen tuh sama uvi🙂

      mmhh….hadits, kakak masih jadul dalam hal ini, kapan-kapan dek uvi ajari kakak tentang hadits yach🙂

    • iya bunda, sama, awal aku membaca judul dimajalah, sangt menarik, masyaallah, isinyapun sangt menarik hati,😀

      makasi sudah berkunjung bunda, salam syng dan rindu selalu

Tanpa Sapa dan Salam darimu kurang bermakna

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s