Cinta bapak tak terkira
Tingkah bapak yang tak dapat dikira, kadang membuat anak-anaknya dan istrinya menjadi kebingungan, sikapnya yang terasa begitu manja membuat ada rasa geli dalam hati, tak pernah terbayangkan beberapa tahun yang lalu jika saat ini bapak bersikap demikian, apa ini adalah hukum alam yang sedang berlaku
.
Saya pernah mendengar sebuah ucapan ”bahwa seorang wanita akan semakin merasa bahagia jika menginjak usia yang lanjut karena ia akan berkumpul dengan keluarganya, sedangkan seorang pria akan semakin merasa sedih, karena ia tidak dapat lagi mencari nafkah buat keluarganya”, mungkin ini adalah perasaan yang sedang melanda keresahan hati bapak saya.
Menatap wajah bapak, rasanya tak sanggup, ada begitu banyak urat kesedihan yang terlintas, saya tak tahu kesedihan apa yang sedang dia pikirkan, keresahan apa yang sedang melanda hatinya, setiap kali saya bercengkerama dengannya selalu saja mengeluarkan airmtata, hingga tak sanggup rasanya untuk meneruskan setiap percakapan yang terjadi antara saya dan beliau, kuingin menghapus setiap galau hatinya, agar tak ada airmata kesedihan lagi yang akan dia keluarkan, tapi akan ada airmata kebahagiaan.
Satu hal yang sulit untuk terlupakan dari sikap bapak yang begitu manja, setiap mengingat hal ini, hatiku selalu bertanya-tanya, mengapa bapak bertingkah seperti anak kecil, saya hanya mampu menyimpulkan, mungkin adalah faktor usia, mengingat usia bapak sudah menginjak 66 tahun, dan dikondisinya yang sedang sakit.
Setiap kali mama pergi tanpa pamit padanya, maka ia akan marah dan menyendiri didalam kamar, selera makan berkurang, semangatnya akan hilang, tawa dari bibirnya akan berkurang, hal yang biasa akan menjadi luar biasa, ia hanya akan berkata pada kami, mama kamu kemana lagi, sukanya pergi dan pergi. Saat bapak berkata demikian, kami hanya tertawa dalam hati, dan akan menyampaikannya pada mama saat ia akan pulang kerumah, mamapun akan ikut tersenyum melihat peristiwa ini.
Rasa sayang bapak terhadap mama begitu besar, hingga ia tak sanggup untuk ditinggal meski hanya beberapa saat saja, kadang mama dibuat kesal oleh sikap bapak ini, sikap yang terasa begitu manja, hingga mama tak bebas untuk bepergian kemana yang ia suka, harus minta izin terlebih dahulu agar bapak tak bersikap marah jika ia bertanya mama sedang dimana !.
Saat mama berada didekatnya, keadaannya akan riang, semangat hidupnya meningkat, canda tawa selalu terdengar dari balik kamarnya, makanan apapun yang disediakan akan terasa nikmat dia makan, meski hanya kangkung tumis, ikan kering dan ditemani makanan khas daerah saya yaitu ”Dange ” (dange ini terbuat dari sagu yang dibakar didalam cetakan berbentuk persegi empat pangjang).
Apa ini yang dinamakan suatu kebahagiaan buat bapak, suatu cinta bapak yang tak terkira kepada kekasihnya, hingga anak-anaknya bingung dibuatnya, seringkali bapak berkata ” mama kamu tidak memijat saya lagi, sehingga badan terasa sakit”, setiap pagi dan menjelang tidur, bapak harus dipijat agar urat-uratnya tidak kaku, kadang mama tidak melakukan hal ini saat pagi hari, jika mama sibuk dia akan melupakan untuk memijat bapak. Bapak tak terlalu menyukai pijatan anak-anaknya, katanya kurang baik, dan hanya mama saja yang mampu memijatnya dengan baik, mungkin kasih sayang sang anak dan sang istri berbeda pada perasaaan bapak, sebagai anak yang belum bersuami, saya belum bisa merasakan hal ini.
Pernah sekali bapak berkata padaku, mama kamu sudah tidak pernah mencucikan baju saya lagi, padahal hasil mencuci dari mama kamu sangat bagus, begitu harum dan bersih, hal ini saya akui buat mama, saya selalu memeperhatikan saat mama mencuci dan membersihkan sesuatu begitu bersih dan indah dipandang. sebagai anak saya susah meniru kebiasaan baik ini, saat mencuci kekuatan saya cepat habis, mencuci dengan menggunakan sikat rasanya begitu terasa berat lagi, apa ini faktor teknologi yang sedang memanjakan diri kita saat ini.


Assalaamu’alaikum wr.wb, Neni sayang….
Sungguh bahagia sekali mendapat rasa cinta dari seorang suami yang selalu menginginkan isterinya di sisi. Ternyata cinta bapak tidak terkira buat ibu neni. Sangat beruntung dicintai suami dengan setulusnya.
Cinta demikian akan berakibat kepada rasa cemburu yang tinggi dan pastinya bisa merimaskan sang isteri. tandanya adalah selalu mahu tahu kemana isterinya berada, merasa kecil hati kalau isterinya tidak melakukan hal rutinitas dalam kehidupan bersama. Rasa kehilangan jika isteri tidak di sisi dan selalu merajuk.
Hehehe… lelaki ini Neni, kalau semakin tua, memangnya jadi semakin manja lho. Tambah lagi jika isterinya memang suka memanjakan dia sepanjang usia perkahwinannya. Cinta dan kasih sayang anak-anak memang tidak sama dengan kasih sayang dan cinta isteri. Cinta sang isteri bagi sang suami amat luar biasa jika dia tahu menghargai isterinya.
semoga bapakmu akan selalu bahagia di akhir2 usianya bersama ibumu. Beruntung ibumu mendapat jodoh terbaik dari Allah buat dirinya. Begitu juga ibumu sangat beruntung mempunyai cinta sejati yang diberikan bapakmu untuk kebahagiaan hidupnya.
makanya, nanti kalau neni mencari jodoh, mesti cari cinta kayak bapakmu. Baru hidup tambah bahagia. Doakan Umi juga ya. Umi selalu mendoakan kebahagiaan Neni.
Salam sayang selalu dari Umi yang jauh.
Wa Alaikum salam WR. WB.
ummiii……..
adduuuhhh……..begitu indah kah cinta seorang suami, jadi pengen punya suami juga
iya umi, bapak sangat sayang kepada mama, neni senang mengetahui hal itu
semoga sj neni mendapatkan lelaki yang demikian penuh rasa kasih sayang, seorang lelaki yang pandai dalam agama, cermat dan cerdas.. pandai mengaji, pandai berceramah, aahh…. harapan yang sungguh indah
ummmiiiiiiiiii, cepatlah balik, neni dah kangen nich…..
kangen…kangen….kangen…
Saya tidak menyangka akan menemukan kisah seperti ini. kisah saya sama persis dengan apa yang Neni ceritakan, bedanya bapak saya selalu ingin menang sendiri tanpa memikirkan perasaan istri dan anak2nya. apakah ini pengaruh usia itu? bapak terkadang sering marah tapi gak lama, hanya sebentar saja. kadang beliau juga lupa kalau pernah memarahi anak2nya. saya juga minta do’anya agar bapak saya tidak terlalu bersifat kekanak-kanakan ya Nen. Terimakasih telah berbagi.
waah…. masa’ iya….
bapak juga kadang marah, tp marahnya hanya sekejap saja,
beliau lebih mementingkan kebahagiaan anaknya dan brusaha untuk selalu menyenangi buah hatinya
semoga kisah di atas, mampu meningkatkan cinta dan sayang kita kepada orangtua
semoga bapak dari Irfan Handi akan selalu diberi ketabahn dan kesabaran dalam menjalani hidup ini, mari kita mendo’akan keselamatan beliau, baik dunia ataupu akhirat
neni tunggu juga kisah inspiratif dari irfan handi,. jaya selalu, semangat dalam berbagi dan saling memberi faedah tuk menjadi lebih baik
Sepertinya memang seperti itu… cenderung lebih ingin dimanja dan dilayani. Apalagi bila beliau sakit-sakitan, perasaannya jadi sangat sensitif dan lebih mudah bersedih.
Semoga keluarga bisa menjaga beliau ya…
iya kak, aadduuhhh begitu manja beliau, sungguh lembut hati beliau, saat sehat dahulu beliau begitu keras dan tegas, ternyata dibalik ketegasan itu ada kelembutan yang bersarang dihati beliau
tak pernah menyangka bapak akan bersikap demikian, saat membayangkn kisah masa lalu
syukran atas kunjungannya kak, jangan segan-segan tuk bertamu yach
barokalloh kak..
jangan sedih kak.. selalu ada jalan..
bapak kaka adl calon penghuni syurga, insya ALLAH..
*semoga demikian dng kita, Aamiiin..
insyaallah dek, la tahsan, semua telah diatur oleh Allah, telah tercatat didalam lauh mahfuzd,
kita harus bersabar dan terus berusaha tuk menjadi lebih baik, takdir itu mampu dihadang dengan do’a dan usaha
salam sayang dan rindu selalu dek
sehat selalu yach
Subhanallah, ko la tahsan?..bukannya la tahzan?….
adikku yang satu ini, ada aja protesnya, teliti banget, iya dech, kakak salah tulis, harap maklum saja yach
gimana kabarnya ? lama kakak tak tahu…
terharu..
apa yang buat terharu yach
terima kasih telah berkunjung
Cinta…
maksudnya… ?
Yalah
apanya yang yalah ? neni kurang menger
aku sangat setuju kak… seorang bapak meski selalu diam tampaknya namun beliau sungguh memperhatikan kita… benar kak…
iya dek, beliau meski begitu sangar dan sengit dipandangan mata, namun hati nya begitu lembut dalam memberi kasih saayng kepada anak-anaknya dan istrinya
bapak kakak dahulunya sangar loh
Hmm…. sampe bingung mau komen apa..
hehe….selamat datng sj yach, sering2 lah datng bertamu kelaman awan putih
lain kali insyaAllah pasti tahu mahu coment apa
di sinilah dibutuhkan saling memberikan perhatian bagi semua anggota keluarga; sungguh… tulisan ini inspiratif bgt bagi saya
Alhamdulillah, syukur ya Allah, tulisan ini mam[u menyentuh hati orang yang membacanya, senang rasanya jika tulisan kita bermakna buat pembaca, syukran yach
Kebetulan saya (insa Allah) juga seorang bapak dan kebetulan juga mempunyai seorang bapak yang mulai menginjak usia lanjut.
Terima kasih.
dan kebetulan juga saya anak dari seorang bapak…
ada begitu banyk yang hidup tak melihat bapaknya, tak mendapat kasih sayang seorang bapk, alhamdulillah, hari ini saya dapat merasai hal yang berbeda dengan mereka, saya memiliki bapak yang penuh dengan kasih sayang, membersarkan dan merawat kami penuh dengan cinta
semoga sebagai anak, kita mampu mebalasa segala kebaikan beliau, memberinya surga dunia akhirat .. amin ya Robbal alamin
Saya jadi pembaca saja, tak tau nak komen apa
terima kasih senantiasa menjadi pembaca dilaman awan putih, senang ketikanjari masih menyempatkan waktu luang untuk berkunjung dan membaca hasil karya awan putih
ana tunggu komen anda selanjutnya
bersambung
jadi kangen saat-saat kebersamaan yang begitu indah dengan bapak kala itu. semoga Allah berikan tempat terindah bagi beliau di sisiNya. Amin
selalu ada rasa rindu dan kangen, ingin berkumpul selalu bersama keluarga teritama orangtua,
makasih atas do’anya, semoga keluarga ahsinmuslim juga demikian … amin ya Robbal alamin
salam persaudaraan
Semoga keluarga mbak selalu dinaungi sakinahNya, Bapak mbak dijaga Allah dan ibu mbak diberi kesabaran ….
amin ya Rabbal alamin
semoga keluarga chipmedia demikian jg
assalamu’alaikum, kef haal ka ?….
sepertinya bunda….udah sibuk dengan persiapan tuk ke Baitullah, kmaren na sapa lewat laman Beliau..tapi ga da jawaban….
pokokna, semoga Allah mudahkan dan berikan barokah tuk urusan kita semuwa…
eh, ko Poto Bapaknya seperti seumuran gitu siy kak?….haha…
wa alaikum salam wr. wb adindaku yang dirahmati Allah SWT.
alhamdulillah kakak baik, sehait wal’afiat, mmmhhh…. dirimu bgmn yach .. lama tak menjelajah didunia maya ini, umi sampe nangis2…
iya, umi sudah izin rehat,
amin, semoga perjuangan kita didunia ini bernilai dihadapan Allah kelak,
kakak suka gambarnya,
bayangkan sj gbr itu, semasa bpk dan mama masih muda
Subhanallah, mudahan Allah rizqikan ke Bunda Hajjan Mabruuron, wa ‘amalan Mutaqobbalaa….
^oh gitu ya kak, ko bapak sama mama?..bukannya bapak sama ibu, trus klo mama sama papa….^hadeh…
kalau kakak panggilnya bapak dan mama, meski bukan pasangannya… hehe.. kata papa agak lebay
semua bermasa. tak ada satu masa selama-lamanya bersama. melepasnya adalah usaha terberat dalam hidup di dunia
waahh…jadi sedih
demi masa, maka kerugianlah orang-orang yang tak menggunakan waktunya dengan baik
jadi ingat waktu sekolah dulu,
saya ga begitu deket sama Bokap..
bahkan saya ngerasa dia ga sayang sama sekali sama saya..
eh, pas beliau nganterin saya kuliah di Bogor,
baru deh saya sadar kalo beliau memang sayang sama saya
soalnya apa yang saya minta, selalu beliau kasih..
*mungkin karena mo pisah sama saya dalam waktu lama*
hehehhehee..
cinta keluarga dah
sewaktu kecil hingga sekarangpun saya tak akrab sekali dengan bapak,
hanya mama yang sering saya temani curhat
tapi rasa sayang dan perhatian saya kepada bapak, sungguh sangat dekat dihati,
saya begitu saayng kepada beliau, berkat dirinya saya mampu hadir diridunia ini,
beliau mendidik dengan penuh rasa sayang dan cinta
yang hanya bisa sy katakan, “anda beruntung karena anda masih mempunyai seorang ayah yang selalu menemani hari2 anda”.
Alhamdulillah, saya bersyukur diberi kesempatan tuk merasakn cinta dan kasih dari seorang bapak, dimana disekitar kita ada banyak yang tak merasainya, meski memiliki bapak sekalipun
huaaaaa >.< saya jadi teringat sama video thailand insurence ttg pengorbanan bapak yang cacat yg berusaha membahagiakan anaknya. bikin langsung nangis. selain cinta bapak cinta bunda juga tak terkira. intinya cinta orang tua kita nggak bisa diungkapkan dgn kata2 dan gak bisa dinilai dgn uang
oia.. mampir yuk ke postingan baru pelangi di http://pelangiituaku.wordpress.com/2011/10/30/2345/ jangan lupa tinggalkan jejak dikolom komentar yaa
mari kita berdiskusi, apakah kamu memilih kulit putih atau kulit sehat? cek langsung yaa
terima kasih pelangituaku
iya, cinta keduaorangtua tdk terkira kepada keluarganya, indahnya suatu keluarga jika didalamnya tersimpn kasih sayang…
insyaAllah, saya akan berkunjung,….
salam kenal